Tetangga Kaget Dulu Tinggal di Gang, Kini Rumah Romahurmuziy Megah Seperti Candi







 Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Rommy, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya. Sejak pemberitaan beredar, kediaman Rommy di Jalan Batu Ampar III, RT 4 RW 3, Kelurahan Batu Ampar Kramat Jati, Jakarta Timur, tampak sepi.

Tetangga sempat aneh melihat rumah Rommy mendadak ramai awak media. Seorang warga tinggal tak jauh dari rumahnya tidak menyangka Rommy berurusan dengan KPK.

"Masa sih mas (ketangkep)? Serius? Ya ampun kaget saya. Berapa bulan yang lalu banyak dikunjungi tamu-tamu. Mobilnya bagus-bagus lagi," ujar warga tersebut saat ditemui di lokasi, Jumat (15/3).

Dia mengakui Rommy jarang sekali bersosialisasi dengan warga. Namun, Rommy sering membagikan kue kotak setelah ibadah Salat Jumat.

"Ya gitu sih, jarang berkumpul. Karena sibuk kali ya. Tapi sering ngasih-ngasih makanan kalau abis Salat Jumat. Kalau puasa setiap hari ngasih makanan," katanya.

Menurutnya, rumah dua lantai itu belum lama dihuni Rommy. Rumah itu dibagi menjadi dua bagian, sebelah kanan merupakan kediaman pribadi Rommy beserta Istri dan satu anaknya. Sedangkan di sebelah kiri digunakan sebagai kantor tempat Rommy menjamu tamunya dan melakukan sejumlah kegiatan kepartaian.

"Itu rumah baru setahun. Awalnya dia beli yang jadi tempat tinggalnya. Enggak lama setelah itu beli lagi di sebelahnya. Bangunan baru kok semuanya itu," ujar Wati.

Sebelum tinggal di sana, Rommy menempati rumah yang letaknya tak jauh dari daerah tersebut. Namun rumahnya yang dulu tak semegah seperti yang sekarang.

"Kalau dulu rumahnya di dekat sini juga, daerah Duri Bulan. Di dalam gang, enggak seperti yang sekarang di pinggir jalan. Cepet banget itu jadinya, setahun jadi dua bangunan gede-gede. Kayak bangun candi," kata Wati.

Rommy ditangkap di sebuah hotel di kawasan Surabaya pagi. Kabarnya, OTT Rommy terkait pengisian jabatan di Kemenag Daerah dan Pusat. Setelah diperiksa di Polda Jatim, Rommy diterbangkan ke Jakarta untuk dibawa ke Gedung KPK. [lia]

MERDEKA.COM