Soal Video "Jokowi Yes, Yes, Yes", Polri Sebut Itu Inisiatif Warga






 Video viral yang memperlihakan anggota Polri bersama warga meneriakan yel-yel “Jokowi yes, yes, yes” terjadi di Simalungun, Sumatera Utara.

Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan bahwa video itu direkam saat anggota Polri sedang memberi pendampingan Program Bantuan Sosial.

“Mereka (anggota Polri) itu tengah melakukan tugas pendampingan program Bantuan Sosial (Bansos), di Simalungun, Sumatera Utara,” kata mantan Wakapolda Jawa Timur ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/3).

Sementara mengenai ucapan terima kasih yang disampaikan polisi dalam video itu, kata Iqbal, merupakan inisiatif pribadi bukan institusi.

“Masyarakat yang yel-yel juga adalah inisiatif masyarakat sendiri,” pungkas Iqbal.

Polri, jelas Iqbal, memang diminta oleh Kementerian Sosial untuk melakukan pendampingan. Tujuannya, agar penyaluran bansos khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah yang kerap disalahgunakan seperti di Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan tidak terjadi lagi.

“Sehingga Mensos minta bantuan Polri mengawal dan mengamankan. Di antaranya kasus penggelapan dana PKH oleh oknum petugas di Sumsel dan Sulsel serta pendataan yang kurang di-update, sehingga ada pihak yang merasa berhak menerima namun tidak menerima. Inikan potensi keributan,” demikian Iqbal.

RMOL.CO