Saat Rommy Ditangkap KPK, Para Pengendara Motor Sempat Kepo, Sekuriti Bank Bereaksi






SURABAYA – Kejadian penangkapan Ketum PPP Romahurmuzy oleh KPK berlangsung begitu cepat.

Kesaksian itu diungkapkan petugas Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindingan Masyarakat (BPB) Linmas Surabaya Reni Kartika yang menyaksikan dari seberang jalan.

Rommy ditangkap saat keluar dari Hotel Bumi tempatnya menginap. Reni menceritakan mulanya ada dua orang keluar dari hotel berjalan biasa saja.

“Tiba-tiba, ribut sama delapan orang yang menyusul dari belakang,” ujarnya.

Saat itu Reni sedang berjaga di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Basuki Rahmat. Dia tak sadar yang dia saksikan adalah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Sontak saja keributan yang terjadi di depan Gedung Bank Jatim itu menyita perhatian pengguna jalan.

Letaknya bersebelahan dengan Hotel Bumi, tempat Romi menginap.

Para pengendara sepeda motor sampai memelankan lajunya. Sekuriti Bank Jatim pun keluar dari pagar untuk menyaksikan kejadian itu.

Awalnya Reni mengira bahwa ada pengendara yang kecelakaan. Namun setelah dilihat secara seksama ternyata dua orang tersebut ditarik secara paksa oleh sekelompok orang yang mengikutinya.

Reni bergegas menyeberang melalui JPO untuk mencari tahu. Namun saat dia sampai di tengah-tengah jembatan, para penyidik tadi sudah masuk kembali ke hotel.

Begitu sampai ke seberang reni diberitahu Sekuriti Hotel Bumi bahwa yang ribut-ribut tadi adalah penyidik KPK. ”Kejadiannya begitu cepat,” lanjutnya.

Tidak diketahui secara pasti jam berapa rombongan penyidik KPK meninggalkan Hotel Bumi. Yang jelas, Romi sudah berada Mapolda Jatim sejak pagi.

Rommy ditangkap tangan KPK lantaran diduga terlibat dalam jual beli jabatan di Kementerian Agama.
(sal/adi/sta/pojoksatu)

POJOKSATU.ID