Kena Air Hujan, Puluhan Kotak Suara di PALI Sumsel Terkelupas






Puluhan kotak suara di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir atau PALI, Sumatera Selatan, dalam kondisi lembap terkena hujan. Bahkan kotak suara yang akan digunakan untuk pemilu 2019 itu ada yang terkelupas.

Beberapa kotak suara itu terkelupas diduga akibat hujan yang disertai angin kencang yang mengguyur kota Pendopo, ibu kota Kabupaten PALI, pada Minggu malam, 17 Maret 2019. Kotak-kotak suara itu terpaksa dijemur di samping gudang logistik kantor KPU PALI.

Para pegawai KPU PALI tidak hanya menjemur kotak suara yang basah dan lembab, namun ada pula yang memindahkan kotak suara yang tidak terkena air hujan ke gudang lain sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Saya dapat laporan memang ada beberapa kotak suara yang basah dan sedang dijemur karena terkena air hujan yang disertai angin," kata Ketua KPU PALI, Fikri Ardiansyah, ketika dihubungi pada Selasa, 19 Maret 2019.

Fikri mengaku sedang di Bogor untuk mengurus surat suara yang direncanakan sampai di PALI pada Rabu. Untuk itu, dia mengaku belum mengetahui kronologi yang lebih jelas.

Namun diduga kuat air dapat masuk karena kondisi gudang yang memiliki celah udara sehingga beberapa kotak suara menjadi basah dan lembap, saat hujan turun disertai angin kencang.

Mengenai kondisi kotak suara yang lembap dan terkelupas apakah masih dapat digunakan atau tidak, KPU baru dapat memastikan ketika mengecek secara langsung.

Namun KPU sudah mengantisipasi jika hujan makin sering turun saat menjelang pemilu serentak 17 April 2019. KPU PALI juga mengantisipasi dengan menyiapkan plastik dengan ukuran besar.

"Setelah surat suara masuk, formulir masuk ke dalam kotak suara baru kotak suara tersebut dimasukkan ke dalam plastik besar agar jangan sampai basah jika ada hujan turun," ujarnya.

VIVA.CO.ID