Bagaimana Berantas Korupsi jika Sumbernya Kotor?






Dalam teori, air mengalir dari sumbernya. Maka jika sumber air bersih, lama-lama air di bawahnya akan mendapatkan aliran air yang bikin bersih.

Akhirnya akan sanggup membersihkan semuanya. “Tapi, jika sumber air sudah kotor, maka seluruh-nya di bawah jadi kotor. #ArahBaru2019,” cuitan Fahri Hamzah.

Sekarang, kata dia, silahkan berimajinasi sendiri dengan pemberantasan korupsi dan birokrasi pemerintahan di negeri ini.

    Apakah sumber air bersih? Apakah kepemimpinan puncak bersih? Kenapa ada aliran kotor ke bawahnya?”

Hanya dua kemungkinan kata Wakil Ketua DPR RI; sumber air kotor atau dibiarkan kotor.Untuk mengetahui seorang pemimpin tertinggi tidak bersih, perlu waktu dan perlu penegakan hukum.

Tapi cukup cepat kita mengetahui bahwa di sekitar pemimpin tertinggi ada permainan kotor yaitu dengan tertangkap adanya permainan kotor di sekitar pemimpin tertinggi.

“Pemerintah boleh mengklaim diri pribadi bersih, tapi tidak bisa lagi mengklaim bahwa di sekitarnya tidak ada pesta permainan kotor. Siapa yang bertanggungjawab?”

Pemimpin tertinggi harus bertanggungjawab sebab ini soal waktu untuk membuktikan semua juga bagian dari permainan.

(Robi/voa-islam.com)