Jokowi: Memimpin Indonesia Itu Butuh Pengalaman, Di tingkat kota saja, saya perlu waktu 1,5 tahun, Apalagi orang yg Belum Berpengalaman Ingin Mengelola Negara ...


 Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, menegaskan, menjadi pemimpin negara Indonesia yang wilayah geografisnya sangat luas harus memiliki pengalaman. Jokowi pun menceritakan soal pengalamannya dari mulai memimpin Wali Kota Surakarta.

"Negara Indonesia yang luas tantangannya juga besar, sehingga pengalaman itu sangat penting," kata Joko Widodo saat menyampaikan sambutan di hadapan sekitar 10 ribu orang, alumni perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia, di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/1).

Hadir pada deklarasi tersebut alumni Universitas Indonesia (UI),  Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pajajaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gajahmada (UGM), Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Trisakti, dan perguruan tinggi lainnya.

Joko Widodo menjelaskan, pada saat terpilih sebagai Wali Kota Surakarta, ia memerlukan waktu sekitar satu setengah tahun untuk beradaptasi dari dunia usaha ke pemerintahan.  "Di tingkat kota saja, saya perlu waktu 1,5 tahun untuk belajar. Apalagi orang yang belum punya pengalaman (di pemerintahan) ingin mengelola negara ....," katanya tanpa meneruskan kalimatnya.

Joko Widodo mengatakan hal itu, saat menceritakan pengalamannya di pemerintahan di hadapan para alumni perguruan tinggi. Jokowi juga mengungkapkan bagaimana ia berhasil menang melawan pejawat dan pengusaha terkenal.

"Saya ingat pada 2005, saat jadi calon wali kota.Saya berhadapan dengan calon incumbent (pejawat) dan calon dari pengusaha terkenal. Alhamdulillah saya menang, meskipun kemenangannya tipis," katanya.

Jokowi yang berlatar belakang pengusaha furnitur menyatakan, pada awal menjadi wali kota se,pat kaget karena ilmu di dunia usaha sangat berbeda dengan di pemerintahan. Ia pun membutuhkan waktu untuk memahami manajemen pemerintahan yang baik.



Pada saat menjadi wali kota di periode kedua, Jokowi mengaku sudah lancar memimpin pemerintahan tingkat kota.  Dari Kota Surakarta, Jokowi mendapat amanah menjadi calon gubernur DKI Jakarta dan dengan bekal pengalaman di Surakarta, dia terpilih sebagai gubernur.

Berikutnya, pada pemilu presiden 2014, Jokowi bersama Jusuf Kalla maju sebagai capres-cawapres dan terpilih untuk memimpin Indonesia selama lima tahun. "Semua pengalaman dan karir saya di pemerintahan, memerlukan pengalaman. Memimpin di tingkat kota saja memerlukan pengalaman, apalagi memimpin negara sebesar Indonesia," katanya.

Sumber : Antara / republika.co.id