21 January 2019

Ini Langkah-langkah Facebook Tangkal Hoaks pada Pemilu 2019

Facebook menyatakan sudah menyiapkan berbagai langkah menjaga kondusivitas pemilihan umum terkait beredarnya informasi palsu atau hoaks. Langkah-langkah disiapkan Facebook termasuk untuk menghadapi pilpres di Indonesia yang akan berlangsung pada April mendatang.

"Kami bekerja sangat keras untuk menjaga keamanan pemilu di Indonesia," kata Direktur Politik Global dan Perpanjangan Pemerintah Facebook, Katie Harbath, saat jumpa pers di Jakarta, Senin (21/1).

ADVERTISEMENT

Facebook memperhatikan aktivitas para pengguna platform tersebut dan segera menutupnya jika terbukti akun palsu. Facebook menggunakan mesin berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk mendeteksi perilaku tidak wajar sebuah akun.

Aktivitas yang dianggap tidak wajar antara lain menambahkan ribuan teman setelah membuat sebuah akun dan aktif mengunggah di banyak grup dalam waktu yang singkat. "98 persen akun kami hapus bahkan sebelum ada laporan dari pengguna," kata Harbath.

Facebook juga menggunakan machine learning untuk memeriksa tautan yang dibagikan. Jika mereka menemukan informasi yang dibagikan meragukan, Facebook akan mengirimkannya ke pengecek fakta (fact checker).

Setelah terdeteksi informasi palsu, Facebook akan menurunkan sebarannya. Facebook akan memberi notifikasi pada pengguna yang menyebarkan hoaks tersebut, bahwa informasi tersebut tidak benar dan sebaiknya tidak disebarkan.

Facebook juga bertindak untuk ujaran kebencian (hate speech), mereka bekerja sama dengan badan penyelenggara pemilu di berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk membuat kategori ujaran kebencian sesuai dengan konteks lokal. Facebook juga sudah menyiapkan kemungkinan intervensi dari luar negeri terhadap pemilu, misalnya, ada pengguna asing yang membuat akun dan mengaku dari Indonesia dan memiliki agenda tertentu.

Aktivitas seperti itu dicurigai terjadi saat pilpres di Amerika Serikat pada 2016 lalu, kala Rusia dituduh ikut campur dalam pemilu saat itu. Facebook mengidentifikasi aktivitas tersebut dengan mesin dan tim, termasuk bekerja sama dengan organisasi lokal.

Sumber : Antara / Republika.co.id

Heboh Salam Dua Jari Aa Gym Ternyata Hablu Minallah dan Hablu Minannas