Wiranto: Tak Mungkin Ormas Islam Sengaja Bakar Bendera Tauhid! Prof. Suteki: Saya Ngajar Pancasila 24 Tahun Kenapa Dituduh Anti Pancasila Anti NKRI?



Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, menjelaskan sebab terjadinya peristiwa pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat, pada Senin, 22 Oktober 2018. Menurut Wiranto, kejadian itu akibat adanya penggunaan kalimat tauhid dalam bendera HTI sebagai ormas yang sudah dilarang keberadaannya.

"Yang muncul dalam upacara Hari Santri di beberapa daerah (Tasikamalaya, Garut). Untuk daerah Iainnya bendera tersebut dapat diamankan dengan tertib, sedangkan di Garut cara mengamankannya dengan cara dibakar oleh oknum Banser," kata Wiranto dalam konferensi persnya, Selasa, 23 Oktober 2018.

Wiranto mengatakan PBNU telah meminta kepada GP Ansor untuk mengklarifikasi kejadian di Garut. Selain itu, lanjut Wiranto, mereka juga menyesalkan cara tersebut yang telah menimbulkan kesalahpahaman.

"Namun sesungguhnya sebagai ormas Islam tidak mungkin dengan sengaja membakar 'Kalimat Tauhid' yang sama artinya melakukan penghinaan terhadap diri sendiri, namun semata-mata ingin membersihkan pemanfaatan kalimat tauhid dimanfaatkan oleh organisasi HTI yang telah dilarang keberadaannya," kata Wiranto. (VIVA)

Menanggapi Pernyataan Wiranto tersebut Prof. Suteki menulis:

LALU MENGAPA SAYA PENGAJAR PANCASILA SELAMA 24 TAHUN DITUDUH ANTI PANCASILA DAN ANTI NKRI?

DALIL:

"TAK MUNGKIN DOSEN PANCASILA SENGAJA BERTINDAK ANTI PANCASILA DAN ANTI NKRI"

Sudahlah, memang sudah tiba saatnya harus ada PERUBAHAN PARADIGMA.

#soposingpuinter?