SANGAR Bener Partai Ini... Radar Bogor Digeruduk, PDIP: Kalau di Jateng Rata Itu Kantor!


Kantor Radar Bogor digeruduk massa PDIP terkait pemberitaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, yang isinya menyinggung Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

PDIP malah 'bersyukur' insiden itu tak terjadi di Jawa Tengah.

"Ini yang orang pada nggak paham. Kalau pemberitaan kayak begitu, Radar Bogor memberitakan kayak gitu di Jawa Tengah, saya khawatir itu kantornya rata dengan tanah!" ujar Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Bambang, yang juga Ketua DPD PDIP Jateng, menyebut Megawati bukan sekadar ketua umum di partai berlambang banteng moncong putih itu. Pria yang punya sapaan 'Pacul' itu menegaskan Mega sudah seperti seorang ibu di partai.

"Kami ada ikatan emosional dengan Ibu Ketua Umum, itu ibu kita. Itu ibu kami. Kalau ibu kami itu dihina dan dilecehkan, kira-kira apa yang terjadi pada kau?" katanya.

Link: https://news.detik.com/berita/d-4046673/radar-bogor-digeruduk-pdip-kalau-di-jateng-rata-itu-kantor

***

NGERIII kali kalau begitu... bukannya kader-kader dididik dan diajari sesuai nilai-nilai Pancasila, tapi malah seperti pembiaran dan malah seperti direstui cara-cara kekerasan seperti.

Massa PDIP geruduk media massa bukan kali ini terjadi. Dulu sempat rame di Yogya dan Jakarta.

Bahkan saat itu penggerudukan atas instruksi Tjahjo Kumolo. Iya Tjahjo Kumolo yang sekarang Mendagri. Saat itu Tjahjo Kumolo Sekjen PDIP.

[Detikcom, 03 Juli 2014]
Massa Geruduk tvOne, Tjahjo Kumolo Instruksikan Kader PDIP Siaga Satu

Sebelum peristiwa penggerudukan massa beratribut PDIP di Kantor tvOne di dua kota, yakni Yogyakarta dan Jakarta, Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo menginstruksikan para kadernya untuk 'siaga satu'. Instruksi itu disampaikan lewat layanan pesan pendek (SMS), yang kemudian via broadcast Black Berry Messenger (BBM).

Berikut adalah bunyi SMS instruksi Tjahjo sebelum peristiwa penyegelan kantor biro tvOne Yogyakarta pada Rabu (2/7/2014) malam.

"Sikap saya sebagai sekjen Partai-anggota kader PDI PERJUANGAN segera kami 'SIAGA SATU' disiapkan segera mengepung studio TVone- surat Ijin ke Polda Metro kami siapkan. Partai minta pertanggung jawaban bukti siapa nama anggota PKI yang diberitakan TvOne tersebut. Ini menyangkut harga diri kehormatan partai dan Ibu Megawati Soekarnoputri yang dilecehkan oleh berita tvONE. (TjahjoKumolo-sekjen PDIPERJ). Disiagakan/dikonsolidasikan seluruh kader sambil menunggu perintah lanjut !" kata Tjahjo lewat SMS instruksinya.



Link: https://news.detik.com/berita/2626266/massa-geruduk-tvone-tjahjo-kumolo-instruksikan-kader-pdip-siaga-satu

NGERIII ini partai.

    Radar Bogor digeruduk massa berseragam PDIP terkait pemberitaan BPIP yang isinya menyinggung Megawati. PDIP 'bersyukur' insiden itu tak terjadi di Jateng. Ini alasannya:https://t.co/ssCNdl5AXR
    — detikcom (@detikcom) 31 Mei 2018

    Ko bersyukur.. Katanya pancasilais anti persekusi.. Lieur PDIP mah..
    — Muhklis (@Muhklis67075152) 31 Mei 2018

    Beringas gitu?! Ealah,mending oknum anggota partainya dahulu ajarin nilai pancasila kalau begitu. Ajur nek jawabne ngunhu,anarkis nhu.
    — andri ihsan (@andryxsan) 31 Mei 2018

    — Presiden Dagelan Kacung (@NegeriDagelanz) 31 Mei 2018

    — ingga valensi (@inggavalensi) 31 Mei 2018

    — Hasmi Bakhtiar (@hasmi_bakhtiar) 31 Mei 2018

PORTAL-ISLAM