Perkembangan Dunial Digital Munculkan Generasi Muslim Milenial


Pakar Marketing terkemuka, Yuswohady melihat pesatnya perkembangan dunia digital dan munculnya generasi baru yang ia sebut sebagai ‘Muslim Milenial’. Muslim Milenial mempunyai beberapa ciri, diantaranya berislam dengan kuat, mengadopsi teknologi, dan berwawasan global.

Dari sini, alumni Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini mengusulkan agar teknik pendekatan dalam dunia dakwah diubah.

“Saya kira dengan munculnya generasi ini dan dunia digital, memang cara pendekatan dakwahnya harus diubah,” kata Yuswohady dalam sebuah sesi di Kajian Ramadhan Muhammadiyah yang digelar di UHAMKA, Jakarta, Senin (28/05/2018).

Yuswohady kemudian mengusulkan beberapa hal sebagai strategi dakwah yang baru. Yang pertama dari segi konten, Yuswohady mengusulkan agar menggunakan konten universal goodness.

“Saya mengusulkan untuk menggunakan konten universal goodness. Kita menempatkan kebaikan Islam sebagai rahmatan lil alamin,” ujar Yuswohady.

Yang kedua adalah dengan menggunakan pendekatan muslim life style. Hijab contohnya. Dengan menjadikan hijab sebagai gaya hidup baru yang keren, muslimah muda mulai banyak berhijab.

“Maka bagaimana halal itu bisa menjadi gaya hidup baru yang keren, anti riba jadi keren. Jadi pendekatannya adalah gaya hidup,” paparnya.

Yang ketiga adalah dari sisi komunikasi. Yuswohady mengusulkan agar menggunakan komunikasi peer-to-peer melalui sosial media dari teman ke teman. Komunikasi ini berjalan secara horizontal bukan vertikal.

“Kalo top down itu menggurui, generasi milenial tidak suka digurui. Tapi kalo dari temennya dia bisa terinspirasi. Dengan adanya Facebook, Twitter dan Instagram, pendekatan ini mudah dilakukan,” pungkasnya.

KIBLAT.NET