Massa PDIP Geruduk di Kantor Radar Bogor, Staf Dipukul; Apa Cerminan Pancasilais?


Sekitar seratus orang kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) geruduk kantor media Radar Bogor di Jalan KH. R. Abdullah Bin Muhammad Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor pada Rabu (30/5/2018). Massa marah dan memukul staf kantor yang bertugas.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka berang karena pemberitaan yang diterbitkan Radar Bogor pada pagi harinya dengan judul “Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp112 juta”.

Pemimpin Redaksi Radar Bogor Tegar Bagja mengatakan kader PDIP tiba di kantor tanpa memberi tahu sebelumnya. Mereka beramai-ramai mengendarai sepeda motor dan membawa pengeras suara.
ArtikelLainnya
Foto Jenazah Berkafan Diduga Dibuang Bikin Geger, Sudin Kehutanan : Enggak Mungkin
Puluhan Warga Keracunan Usai Santap Keong Sawah, Warganet: Hayo Siapa Yang Saranin?
Gempar! Densus 88 Diduga Salah Sasaran dengan Menembak Kaki dan Paha Beni?

“Mereka datang dengan marah-marah, membentak, mengejar staf kami yang ada di depan, dan merusak dengan sengaja properti kami,” kata Tegar

Selain membentak dan memaki, massa juga sempat melakukan dorong-dorongan terhadap Tegar dan sejumlah karyawan. Bahkan seorang staf Radar Bogor dipukul oleh pihak PDIP saat keributan itu pecah.

“Secara fisik, satu orang staf kami ada yang dipukul tapi ditangkis. Itu terjadi di belakang Aula Radar Bogor di lantai satu. Saya juga didorong-dorong,” ujar Tegar.

Tegar menyayangkan peristiwa kekerasan dan perusakan oleh kader dan simpatisan PDIP di kantor Radar Bogor. Menurutnya hal itu justru menunjukkan sikap partai yang buruk. Dia berharap peristiwa ini tidak terulang dan tak terjadi di manapun.

Apa tindakan ini sesuai nilai-nilai pancasila? bukan Persekusi? [Kaffah.Net]
Berikut videonya yang beredar di Youtube

Sumber :

    https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180531054745-20-302388/massa-pdip-marah-di-kantor-radar-bogor-staf-dipukul
    https://www.youtube.com/watch?v=JQ6XTaN1bxQ

KAFFAH.NET