Jokowi Temui Korban Pelanggaran HAM, Jurnalis Allan Nairn: Kalau Serius Tentang Keadilan, Bisa Mulai dengan Hendro dan Wiranto!

Setelah 11 tahun, akhirnya keluarga korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan para aktivis HAM yang kerap menggelar aksi Kamisan di depan Istana Merdeka setiap Kamis sore, akhirnya bisa bertemu Presiden Joko Widodo.
Pertemuan itu digelar tertutup dan diikuti sekitar 20 keluarga korban beberapa kasus pelanggaran HAM.
Sementara itu, Menko Polhukam Wiranto yang  kerap disebut-sebut sebagai pihak yang harus bertanggungjawab atas beberapa tindak kekerasan dan pelanggaran HAM, tak nampak menemani Jokowi dalam dialog bersama keluarga korban pelanggaran HAM tersebut.
"Saya ada tugas lain," kata Wiranto sebelum meninggalkan Kompleks Istana, Kamis, 31 Mei 2018.
Wiranto mengaku tak mengetahui sama sekali agenda dan hal-hal yang bakal dibahas Presiden bersama keluarga korban pelanggaran HAM berat.
"Tanya Mensesneg," tutur Wiranto, seperti dirilis CNN.

Kabar kesediaan Jokowi menerima keluarga korban pelanggaran HAM ditanggapi Allan Nairn, seorang jurnalis investigasi asal Amerika.

Allan pun bercuit seraya membagikan tautan dari situs pribadinya mengenai kasus pelanggaran HAM di Talangsari Lampung yang melibatkan Hendropriyono, pensiunan Jendral yang kini berada di kubu Jokowi.

"Kalau Jokowi serius ttg keadilan, bisa mulai dengan Hendro, Wiranto: http://www.allannairn.org/2015/02/breaking-news-rekaman-wawancara.html," cuitnya, Rabu, 30 Mei 2018 kemarin.

    — Allan Nairn (@AllanNairn14) May 30, 2018


Sudah semestinya cuitan Allan Nairn ini disikapi serius Jokowi agar terjadi perubahan penting bagi korban pelanggaran berat HAM.

PORAL-ISLAM