Demo HMI Di Depan Istana Ricuh 7 Luka, Viral VIDEO Aparat Tendang dan Pukul Peserta Aksi


JAKARTA - Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Jakarta menggelar aksi di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/5/2018) kemarin.

Aksi ini digelar dalam rangka memperingati 20 tahun pasca reformasi.

Massa HMI menganggap di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo Indonesia memiliki segudang masalah.

Hal ini terbukti dari ketidakmampuan negara dalam menjaga stabilitas ekonomi, anjloknya nilai tukar rupiah serta membengkaknya utang negara.

Belum lagi persoalan lain yang seperti janji nawacita yang tidak ada realisasinya, kebijakan impor beras dan garam, persoalan tenaga kerja asing yang membanjiri Indonesia hingga terorisme yang tidak mampu diatasi oleh negara.

"Ini menunjukkan Presiden Jokowi tidak cakap menunjuk orang-orang yang kompeten di bidangnya seperti Menkopolhukam Wiranto, Kepala BNPT Suhardi Alius, Kapolri Jenderal Tito Karnavian serta Kepala BIN Budi Gunawan. Yang fatalnya adalah Presiden Jokowi tidak mampu memenuhi janji politiknya, bahkan ingkar janji. Maka kami HMI MPO Cabang Jakarta mengharamkan orang munafik untuk memimpin republik ini." Demikian kata Al Azhar Musa, Ketua HMI MPO Cabang Jakarta kepada wartawan di lokasi aksi, Senin (21/5/2018), seperti dilansir Tribunnews.

Selain meneriakkan 'Jokowi Pemimpin Haram', peserta aksi juga membakar ban. Ratusan aparat kepolisian yang bersiaga di lokasi langsung turun tangan untuk memadamkan api.

Saat itulah terjadi kericuhan. Dilansir detikcom, sebanyak tujuh mahasiswa mengalami luka dan sempat dirawat di RSUD Tarakan.

Di sosial media viral rekaman video detik-detik terjadinya kericuhan. Dalam video tampak aparat menendang dan memukul peserta aksi.

Berikut video yang beredar di sosial media yang diunggah akun twitter @Nr_shint.

[video]
portal-islam.id