Yusril Kritik Jokowi: Utang Luar Biasa, Penyerangan Ulama di Mana-mana


Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra membombardir  Joko Widodo dengan kritikan. Baginya, Jokowi gagal dalam banyak hal, dari mulai tak bisa menjaga kestabailan ekonomi hingga penyerangan ulama.

Yusril melihat dari segi ekonomi, Jokowi tak bisa berbuat  banyak untuk memajukan perekonomian Indonesia.  "Cukuplah satu periode. Saya pikir negara ini mengalami situasi yang agak berat. Empat tahun kepemimpinan Pak Jokowi terutana dari segi ekonomi, kita mengalami kemunduran di mana-mana," kata Yusril di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4)

Yusril menjelaskan, alasannya mengapa Jokowi cukup satu periode. Menurut Yusril, pada kepemimpinan Jokowi utang negara meningkat secara luar biasa.

"Utang juga mengalami peningkatan yang luar biasa dan kemudian pinjaman luar negeri tak jelas penggunaannya untuk apa. Pemerintah tidak pernah terbuka, apakah betul itu digunakan untuk infrastruktur karena anggaran infrastruktur tidak sebesar utang yang diciptakan," jelas Yusril.


Selain itu Yusril juga mengkritik keresahan sosial yang menurutnya semakin meluas di masyarakat yang tidak bisa diatasi. Terutama menurut Yusril, soal kriminalisasi ulama.
"Keresahan sosial makin hari makin luas terutama kelompok Islam tertekan, ulama dikriminalisasi bahkan ada yang dianiaya dan sebagainya. Keadaan ini tidak terlalu baik dan lebih baik 2019 kita mencari presiden yang baru," pungkasnya.



KUMPARAN