Nyinyir Ke Anies Tsamara Amany Malah DiPERMALUKAN Kadiv Advokasi Demokrat


Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat menanggapi omongan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI ) Tsamara Amany Alatas.

Dilansir TribunWow.com, hal itu tampak dari postingan laman Twitter keduanya pada Rabu (4/4/2018).

Awalnya, Tsamara Amany mengomentari sebuah berita yang menyebutkan jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengatakan jika penyerapan APBD DKI lebih tinggi dari tahun lalu.


Tsamara Amany lantas menanyakan, kenapa orientasinya sering soal tinggi-rendahnya serapan anggaran.

Menurut Tsamara Amany, seharusnya bukan hanya soal anggaran, tetapi juga apakah program yang dijalankan dirasakan oleh rakyat atau tidak.

@TsamaraDKI: Kenapa orientasi kita sering soal seberapa tinggi serapan anggaran?

Kalau serapan tinggi, tapi progress pembangunan tdk nampak bagaimana?

Harusnya bukan semata soal penyerapan, tp jg soal apa program & pembangunan terasa atau tdk?

Menurut kalian gimana?


Menanggapi hal itu, Ferdinand Hutahaean meminta agar Tsamara Amany tidak banyak memberikan komentar.

Ferdinand Hutahaean mengingatkan jika nanti malah bisa menjadi blunder bagi dirinya.

Tak hanya itu, Ferdinand juga menyebut jika omongannya malah bisa menjadi bahan olokan untuk Tsamara Amany.

@LawanPoLitikJKW: Menurut sy, kamu jgn banyak komen dulu.

Blunder mulu dan tdk tepat.

Kasian km nanti jd bahan olok2 terus.


Netter dengan akun @arielsanka2013 meminta agar Ferdinand Hutahaean mengajak Tsamara Amany untuk makan bubur sumsum bersama agar tak blunder.

@arielsanka2013: Ajk mkn bubur sumsum aj dlu Uda @LawanPoLitikJKW Biar Gk blunder si mbaknya.

Menanggapi itu, Ferdinand Hutahaean lantas memberikan balasan.

Dengan mengatakan jika dirinya takut nanti ditanya modal membuat bubur sumsum.

@LawanPoLitikJKW: Takut aku, takut ditanya modal bikin bubur sumsum.


Diketahui, beberapa waktu lalu, media sosial Twitter sempar ramai membicarakan Tsamara Amany yang tengah makan bubur sumsum.

Dalm video yang tersebar itu, Tsamara Amany tampak berdialog dengan pedagang bubur.

Para pedagang itu curhat soal ekonomi dan harga-harga yang semakin naik.

Alih-alih langsung memberikan tanggapan.

Tsamara Amany yang makan bubur malah menanyakan modal untuk membuat bubur sumsum yang ia makan.

Jawaban itu kemudian dianggap gak nyambung oleh sebagian warganet.

Bahkan menjadi bahan tertawaan bagi Ferdinand Hutahaean. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

tribunnews