Netizen Tantang Tes Baca Al Qur'an Antar Capres 2019. Begini Kta Mahfud MD


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD angkat bicara soal penggalakan tes baca Quran untuk calon presiden (capres) muslim.

Pantauan TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Selasa (10/4/2018).

Awalnya, akun @emerson_yuntho mengunggah dukungan agar capres dalam Pilpres 2019 yang beragam muslim dites baca Quran.


@emerson_yuntho: Ayo dukung tes baca Al Qur'an antar Capres 2019 yang beragama Islam yaitu Pak @prabowo dan Pak @jokowi .

Kalau ga bisa baca Al Qur'an sebaiknya jangan jadi Capres. RT jika kamu setuju.

Menanggapi hal tersebut, Mahfud MD kemudian memberikan tanggapan.

Ia mengkatakan jika substansi kita bukan hanya soal bisa atau tidaknya membaca Quran.

Melainkan bagaimana menghayati dan membumikan pesan dari kitab suci tersebut.

@mohmahfudmd: Buya Eson, mungkin substansi masalah kita bkn hanya soal bisa atau tidak bisa membaca Qur’an,


tetapi bagaimana menghayati dan membumikan pesan Qur’an bahwa Islam adalah rahmat utk seluruh alam.

Kalau itu, tak usah ada tes membaca tapi lihat track record setiap calon sdh cukup.

Akun @SSyarkani kemudian memberikan komentar dengan menanyakan bagaimana bisa membumikan isi Quran, jika membacanya saja tidak bisa.

@SSyarkani: Tapi, prof @mohmahfudmd Bagaimana bisa membumikan jika baca saja tidak bisa, tidak pernah.

Tapi akan semakin lengkap jika biss membumikan dan menghayatinya (setuju prof @mohmahfudmd Jika dilengkapi) tidak sebatas baca saja.


Menanggapi hal tersebut, Mahfud MD kemudian mengatakan jika membaca Quran bagus untuk dakwah umum.

Akan tetapi tidak perlu dilakukan tes membaca Quran dalam pemlilihan presiden.

Menurutnya, syarat-syarat untuk menjadi capres cukup sesuai dengan konstitusi negara saja.


Ia juga menyingung, jika syarat menjadi capres tak harus sama dengan syarat menjadi guru agama.

@mohmahfudmd: Baguslah utk dakwah umum.

Tapi kan tak perlu menjadi syarat utk jadi capres. Keluarga kita saja suruh begitu semua yakni belajar membaca Qur’an dan membumikan pesannya.