Jokowi Klaim Bandara Internasional Kertajati sebagai Proyek Cepat. 3 Tokoh Ini Berikan Bukti Menohok Yang Buat Jokowi Sadar Diri



di akun Facebook Joko Widodo sendiri mengatakan jika pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat, Kertajati baru dilakukan sekitar dua tahun yang lalu.

"Rasanya, waktu berlalu begitu cepat. Baru dua tahun lalu dilakukan pemancangan, pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat, Kertajati di Kabupaten Majalengka, sudah hampir rampung. Bulan depan, pada tanggal 24 Mei, bandara ini sudah akan kita coba.

Hari ini saya berkunjung ke Bandara Kertajati dengan helikopter. Begitu mendarat, kemegahan bandara ini segera terlihat. Bandara yang dibangun di atas lahan seluas 1.800 hektare ini memiliki landas pacu berukuran 2.500 x 60 meter, dan akan diperpanjang menjadi 3.000 x 60 meter.

Bandara dan kawasan sekitarnya juga akan dikembangkan hingga terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti kereta api, serta akan dihubungkan langsung dengan jalan tol Cipali.

Bandara ini bisa menampung kurang lebih 5,6 juta penumpang setiap tahun dan merupakan bandara terbesar di tanah air setelah Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten. Pada musim haji tahun ini, Bandara Kertajati sudah bisa digunakan sebagai bandara embarkasi jemaah haji."





Hal ini membuat sejumlah tokoh angkat bicara.

CEO DBI Consultant Investment, Gilang Mahesa menuturkan,"Jadi soal Bandara Kertajati ini tdk bisa di klaim sendirian oleh Jokowi.

Ada peran SBY, Gub Dani Setiawan, Gub Aher, PT BIJB dan sindikasi perbankan syariah.

Semuanya punya jasa utk pembangunannya Bandara Kertajati ini"


Sama halnya, Dahlan Iskan dan Founder AMI Group, Azzam M Izzulhaq mengatakan,"Bandara Internasional Jawa Barat yg terletak di Kertajati Majalengka adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dibentuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Perda No. 22 Tahun 2013 kemudian didirikan pada 24 November 2014 dengan nama PT. Bandarudara Internasional Jawa Barat."


Sedangkan Kadiv Advokasi Partai Demokrat, Ferdinanad Hutahaean melalui akun Twitternya @LawanPolitikJKW mengatakan:

"Saya capture status FB pak Jokowi yg di shates oleh netizen.

Saya tau ktn dishare, karen memang saya tidak follow.

Saya hampir tak percaya bagaimana mungkin pak @jokowi bisa mengklaim pembangunan itu br 2 thn lalu?

Padahal Kertajati sudah dimulai sejak 2011 era SBY. Sulap betul pak..?"







Sementara pada September 2010 silam, Badan Perencanaan Daerah Jawa Barat (Bappeda) Provinsi Jawa Barat mengatakan pembangunan bandara mulai pada tahun 2011.

Pihaknya juga berharap pembangunan pertama bandara internasional Kertajati di Majalengka dapat selesai pertengahan tahun 2011.

"Kami berharap pembangunan bandara tahap pertama selesai pertengahan tahun depan. Pemprov Jabar kerjanya pembebasan tanah dalam membangun bandara ini," kata Kepala Bapeda Jawa Barat Denny Juanda usai melakukan rapat internal di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa.

Denny menambahkan, Pemerintah Provinsi Jabar telah menyiapkan dana Rp200 miliar untuk pembebasan lahan seluas 430 hektare yang akan diperuntukan bagi Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. (TribunWow/Dian Naren)