Hanafi Pertanyakan Bukti Zulhas Teken Dukungan Untuk Jokowi


Partai Amanat Nasional (PAN) belum menentukan arah kemana akan berlabuh di Pilpres 2019.

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Hanafi Rais menegaskan bahwa sampai saat ini PAN belum menentukan arah dukungan. Sikap resmi PAN akan diambil setelah rapat kerja nasional (rakernas).

"Sikap resmi partai ketika nanti kita akan menggelar rapat kerja nasional. Insya Allah dalam satu dua bulan ke depan ini," ujar Hanafi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/4).

Dalam hal ini, Hanafi juga membantah kabar PAN telah menyatakan dukungan kepada Jokowi yang ditandai dengan tanda tangan dukungan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Kabar ini muncul setelah ada pengakuan dari Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy yang menyebut ada dua partai menyatakan dukungan ke Jokowi. Beredar di kalangan wartawan, dua partai yang dimaksud oleh Romi adalah PKB dan PAN.

Mengenai kabar ini, Hanafi justru menantang awak media untuk memberinya bukti tentang pembubuhan tanda tangan yang dilakukan Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan.

"Kalau disebut-sebut surat ditandatangani oleh ketua umum, ya saya pikir buktinya mana? Selama tidak ada buktinya, tidak ada hitam di atas putihnya nanti itu sama saja kita menyebarluaskan berita palsu," jelasnya.

Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy menyebut ada dua partai lagi yang bergabung dengan Joko Widodo, di luar lima parpol yang sudah bergabung.

Dalam pengakuannya, Romi menyebut bahwa satu dari dua partai itu sudah meneken surat dukungan ke Joko Widodo. Sementara satu di antaranya masih berupa dukungan secara lisan. Namun demikian, Romi enggan menjabarkan partai yang dimaksud.

Saat ini ada lima partai di parlemen yang belum menentukan sikap. Kelima partai itu antara lain Partai Gerindra, PKS, PAN, PKB, dan Demokrat.

Sementara PAN dan PKB merupakan dua partai yang saat ini menjadi pendukung pemerintah. Diduga kuat dua partai yang dimaksud Romi itu adalah PAN dan PKB. [ian]

rmol