"Dugaan saya, nanti ada admin #2019GantiPresiden ditangkap, Persis kasus Saracen dan MCA"







Maraknya kaos #2019GantiPresiden

membuat ada pihak yang terusik.

Bahkan aktivis muda Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya mengatakan dirinya menduga nantinya bakal ada admin grup WA atau admin grup FB YANG mengatasnamakan #2019GantiPresiden ditangkap aparat. Persis kasus Saracen dan MCA.


"Dugaan saya, nanti ada admin grup WA atau admin grup FB YANG mengatasnamakan #2019GantiPresiden ditangkap aparat. Persis kasus Saracen dan MCA.

Trus beritanya diblow up selama setahun, agar ada kesan kuat gerakan tersebut ILEGAL. πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

Silahkan disimpan tweet saya ini,"

ujar Mustofa Nahrawardaya di akun Twitternya @NetizenTofa, Ahad (8/4/2018).

 RAMALAN" Mustofa Nahrawardaya yang merupakan koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) ini sontak jadi perbincangan warganet.



RAMALAN" Mustofa Nahrawardaya yang merupakan koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) ini sontak jadi perbincangan warganet.


"Eeh..., betul bingits tuch Bang...πŸ€”πŸ€”


Ntar yg nyablon pada jd tersangka..,yg menjual dituduh makar...,trus yg beli dianggap pasukannya..., trus yg mendistributorkan dianggap yg mendanai...πŸ€”πŸ€”πŸ€”,"

ujar @SilentH09130287

.

"Bisa jadi, klo mereka ngak bisa counter ini berita, mereka pasti gunakan cara licik. Tapi mungkin mereka uda hati2, karna 1 per 1 kelakuannya sudah malai terkuat dan terbaca. Bodo amat ama mereka, yag penting #2019GantiPresiden wajib !!" komen @Taufan55742331.

"Bener jugaa ya teorinya..," komen @viey_elhbb.

    Bisa jadi bang..
    Pak presiden dah menunjukkan ketidaksukaannya dan biasanya akan dilanjutkan dengan membuat scenario penangkapan di kepolisian
    — Faisal Amri (@AbuLathifah) 8 April 2018

    Bisa jadi, klo mereka ngak bisa counter ini berita, mereka pasti gunakan cara licik. Tapi mungkin mereka uda hati2, karna 1 per 1 kelakuannya sudah malai terkuat dan terbaca. Bodo amat ama mereka, yag penting #2019GantiPresiden

    wajib !!
    — Taufan Tazz (@Taufan55742331) 8 April 2018

    — Masku.Masku (@MaskuMasku1) 8 April 2018

    klo engga, tiba2 ada kasus terorisme yg juga pelakunya ternyata mendukung #2019GantiPresiden

    , terus ada klarifikasi dr aparat bahwa tdk ada kaitannya.. tp tetep bawa2 #2019GantiPresiden

    agar dikambinghitamkan masyarakat.
    — Raafa Beni (@AraafMeada) 8 April 2018

    Gak perlu disimpan, menurut saya itu sudah jadi tradisi, semua org sudah tau. Planga plongo modal cengengesan
    — john A.k.A Γ‰tienne JΓ©rΓ΄me (@MarissaSuzZan) 8 April 2018


portal-islam