Bukannya Memikirkan Janji-janjinya, malah Panik dengan Kaos 2019 Ganti Presiden


Janji-janji Presiden kala kampanye mulai diungkit. Menjelang Pilpres, nampaknya mengingatkan janji-janjinya yang kurang diperhatikan mampu membuat rakyat ragu kembali memilih Jokowi.

Misalkan saja presiden dianggap panik oleh politisi Gerindra dengan sebab, pertama akan kaos, dan kedua akan pidato Prabowo Subianto. “Prabowo baru pidato beberapa kali aja sudah kebakaran jenggot. Rakyat baru bikin kaos #2019GantiPresiden aja sudah pada panik,” kata Habiburokhman, beberapa waktu lalu, di akun Twitter pribadi miliknya.

Menurut Habiburokhman, harusnya Jokowi bersikap biasa saja. Biasa aja bos, roda berputar itu sudah hukum alam. Kalau pede sudah puaskan rakyat mestinya gak perlu takut dengan pidato dan kaos. Bagaimana kabar dollar di bawah 10 ribu , pertumbuhan ekonomi 7 persen, tidak bagi-bagi jabataan?”

Dia mengingatkan, Presiden mestinya tahu, bahwa menjadi pemimpin itu tidaklah ringan. “Jadi pemimpin itu berat, harus mau dengar kritik pedas. Biar Prabowo ajah. Ini cerita soal kaos.

Sekitar pertengahan 90-an, ngetrend kaos politik seperti ‘Dicari Presiden Baru’, eh, tahun 98 kejadian beneran. Bukan nakut-nakutin, lho.” (Robi/voa-islam.com)