Wakapolri: Kalau Gaji Naik, Anak Buah Saya Tidak Pungli. Berani Jamin Pak????


Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Syafruddin menyambut baik wacana kenaikan gaji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri. Kenaikan gaji ini diyakini dapat meminimalisasi pungutan liar (pungli) yang tak jarang dilakukan oknum kepolisian.

"Oh bagus. Bagus supaya anak buah saya tidak pungli kalau gajinya naik," ujar Syafruddin saat ditemui di istana wakil presiden Jakarta, Jumat (9/3).

Ia tak menampik bahwa gaji bagi anggota kepoliisian selama ini masih rendah. Tak heran jika masih ada oknum kepolisian yang melakukan pungli pada masyarakat.


"Masih kurang sedikitlah (gajinya)," katanya.

Selain persoalan gaji, jenderal bintang tiga ini juga sempat berseloroh soal minimnya jumlah dana pensiun bagi polisi.

"Ya sedikit (uang pensiun). Nanti saya jenderal bintang tiga pensiunnya hanya Rp3 juta," tutur Syafruddin.

Ia pun berharap pendapatan negara terus meningkat agar dapat menambah gaji pegawai. "Makanya semua anak bangsa harus menjaga stabilitas baik ekonomi, politik, keamanan, agar ekonomi kita meningkat," ucap Syafruddin.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Restrukturisasi Birokrasi (PAN RB) Asman Abnur sebelumnya menegaskan, hingga saat ini belum ada usulan kenaikan gaji PNS.


Kebijakan yang tengah dikaji adalah perubahan sistem pembayaran uang pensiun bagi PNS dengan skema fully funded atau pembayaran pensiun penuh yang berasal dari iuran antara pemerintah dengan pegawai itu sendiri.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa Direktorat Kompensasi Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyusun kajian internal tentang kenaikan gaji pokok PNS untuk 2019 mendatang. (gil)

cnn