The Family MCA Miliki Ribuan Member, Polisi: Jadi Anggota Wajib Dibaiat







Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Polisi Fadil Imran menjelaskan bahwa untuk menjadi anggota inti dari Muslim Cyber Army haruslah diseleksi terlebih dahulu.

Fadil menjelaskan, grup itu terdiri dari MCA United yang terbuka bagi siapa saja ingin bergabung dimana isinya mencapai ratusan ribu member.

“Di grup besar menampung konten berupa berita, video, dan foto yang akan disebarluaskan ke media sosial MCA.


Selanjutnya, ada grup MCA yang lebih kecil hasil seleksi dari grup besar,” ujar Fadil di Bareskrim Tipidsiber, Cideng, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/208).

Lalu, Fadil juga menytakan bahwa para anggota yang ingin masuk ke grup intin MCA ini haruslah diseleksi dan dibaiat. ”Mereka harus diseleksi dan kemudian di baiat,”paparnya.

Selanjutnya, kata Fadil, bagi mereka yang ingin menjadi anggota tidak perlu untuk kenal satu sama lain. Justru yang sangat dibutuhkan hanyalah kesamaan visi-misi, juga keterampilan dalam teknologi.

"Orang tidak perlu kenal satu sama lain, itulah sifat dari Cyber Community ini. Kesamaan kepentingan, visi dan misi," jelasnya.


Sekedar informasi, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap enam orang yang merupakan admin dari The Family MCA (Muslim Cyber Army) yang dimana merupakan sebuah kelompok penyebar ujaran kebencian.

Keenam tersangka yang berhasil ditangkap polisi yakni Tara Arsih Wijayani (40), ronny sutrisno (40), Yuspiadin (25), Ramdani Saputra (39), Riski Surya Darma (35) , Muhammad Luth (40).

(muf)

okezone