Skema Baru Penetapan Pensiun PNS, DPR: Kasihan yang Bergaji Kecil


Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza khawatir mengenai skema pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru. Dia berharap jangan sampai hal ini menyiksa PNS yang honornya masih kecil.

Pasalnya, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur sempat menetapkan simulasi 10 sampai 15 persen pemotongan gaji PNS untuk tunjangan pensiun PNS.

"Iya betul gaji (PNS) yang masih kecil juga motong sebesar itu nggak bijaksana. Kalau mau ada pemotongan, bagusnya dari gaji-gaji (PNS) yang sudah besar," ujar Ahmad saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (10/3).


Di satu sisi, terang Ahmad, kebijakan MenpanRB ini memang dapat mengurangi Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (APBN) yang sempat defisit. Tapi disisi lain, pemotongan 10 sampai 15 persen berat rasanya untuk PNS yang bergaji kecil.

"Ini sebenarnya cara pemerintah saja mensiasati defisit anggaran. Mungkin PNS kan keberatan pengurangan gaji apalagi yang gajinya kecil, makanya memang harus dibuat simulasinya nanti," tandasnya.

Terkait dengan itu, Ahmad berharap agar skema penyusunannya dilakukani tidak terburu-buru. Tidak hanya memikirkan di satu pihak, tetapi juga memikirkan pihak yang lain.

"Kami di komisi II (DPR) belum ada bahasan mengenai hal ini, tapi Senin sudah ada jadwal baru. Ada rapat bersama KemenpanRB," pungkasnya.

(rgm/JPC)