Inalilahi,, Tabrakan Beruntun Klub Lamborghini dan Mobil Polisi di Tol Cipali


Rombongan mobil mewah Lamborghini mengalami tabrakan beruntun di Tol Cipali Subang, Jawa Barat, Jumat (9/3) siang. Tabrakan ini melibatkan empat kendaraan, salah satunya petugas patwal dari kepolisian. Aemua kendaraan telah dievakuasi ke Pos PJR Cipali Subang.

Sebuah video amatir yang direkam warga dengan telepon seluler (ponsel) memperlihatkan rombongan mobil Lamborghini melaju dengan kecepatan tinggi di Tol Cikampek, dari arah Jakarta menuju Cirebon. Namun, tidak lama kemudian, rombongan Lamborghini mengalami tabrakan beruntun di Tol Cipali Kilometer 88 Subang.


Dalam video amatir itu, terlihat sebuah mobil patroli pengawal (patwal) kepolisian mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Dua kendaraan minibus dan sebuah mobil Lamborghini berwarna putih yang mengalami kerusakan parah. Semua kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun ini merupakan rombongan Lamborghini dari Jakarta yang hendak ke Cirebon.

Menurut sopir mobil Lexus, Maulana, yang terlibat kecelakaan, ada sekitar 40 unit mobil Lamborghini yang ikut dalam rombongan dan diikuti sejumlam minibus kru mobil mewah itu. Tabrakan beruntun terjadi ketika mobil Lamborghini di urutan paling belakang dari rombongan mengalami pecah ban dan sayap kendaraan tiba-tiba lepas.

Pengemudi mobil ini berhenti mendadak, diikuti mobil patwal kepolisian dan minibus kru Lamborghini di belakang. Namun, minibus kru Lamborghini yang paling belakang tidak dapat mengendalikan kendaraan sehingga menabrak tiga mobil di depannya yang berhenti mendadak.

“Karena berhenti mendadak, mobil yang di bekang akhirnya menabrak mobil di depannya. Kami rencananya mau ke Cirebon untuk touring aja. Ada sekitar 40 unit mobil Lambhorgini yang ikut touring ini. Rencana pulang Minggu ke Jakarta,” kata sopir mobil Lexus, Maulana.

Tiga kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun ini diamankan di pos PJR Cipali Subang. Sementara mobil Lamborghini yang rusak langsung dievakuasi ke Jakarta. Pihak kepolisian hingga kini belum bersedia memberikan keterangan terkait kasus kecelakaan lalu lintas ini. (*/ls)

Sumber inews