Terjadi Lagi Felix Siauw Ditolak Ceramah di Manado, Ini Alasannya


Kejadian tidak mengenakan kembali menimpa penceramah muslim keturunan Tionghoa, Ustad Felix Siauw. Dia mendapat penolakan untuk menjadi pembicara di salah satu seminar nasional di Manado, Sulawesi Utara.

Awalnya, Felix telah dijadwalkan mengisi acara tersebut pada 4 Maret 2018 mendatang. Namun, telah dipastikan batal akibat adanya penolakan dari sekelompok masa.

"Hanya saja saya belum bisa memenuhi undangan yang sedianya dijadwalkan pada 4 Maret 2018. Tersebab adanya penolakan pihak yang mengatasnamakan toleransi," ungkap Felix saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (23/2).

Akibat batal berkunjung Felix mengutarakan permohonan maaf sekaligus terimakasih bagi ummat Muslim yang sudah berharap dan menantikan kehadirannya di Manado.

Setelah ditelisik lebih dalam, menurut Felix, penolakan paling keras itu dilontarkan oleh salah satu organisasi adat di sana. Felix dinilai radikal, karena ceramahnya dianggap memecah belah NKRI serta kerap kali diduga ingin mendirikan negara Islam di Indonesia.

"Panitia mengabari saya, setelah ditekan oleh kelompok-kelompok yang menyebar fitnah, alasan penolakan masih itu-itu juga, bahwa saya memecah-belah NKRI, berpaham khilafah, anti-Pancasila, yang tak pernah mereka buktikan," imbuh Felix.

"Yang menolak masih yang itu-itu saja, tuduhan juga masih yang itu-itu saja, sepertinya mereka belum bisa move-on sebab mereka berpihak pada penista agama dan jatuh bersamanya," lanjut Felix.

Felix sendiri menyatakan menerima dengan baik atas penolakan ini. Dia mengatakan bahwa dalam menyebarkan kebaikan kerap kali mendapat hambatan, bahkan seorang Rasulullah juga mengalami.

Felix mengatakan tanggal 4 Maret mendatang telah dijadwalkan ulang, yang awalnya ia harus berceramah di Manado akan dipindahkan ke Batam.

"Agenda pengganti sudah dibuat, 4 Maret ini insyaAllah saya terjadwal di Batam. Semoga Allah ridha dan memudahkan serta memberikan kebaikan dan manfaat," pungkas Felix.

(sat/JPC)