Masya Allah HRS Tunda Kepulangan Begini Tanggapan Jamaah...


Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab membenarkan bahwa dirinya sudah bersiap untuk pulang, namun petunjuk Allah membuatnya menunda kepulangannya ke Tanah Air.

Semua penjelasan lengkap Habib Rizieq itu terangkum dalam pesan suara dengan durasi 22 menit yang dikirimkan ke Ketua Persaudaraan Alumni 212 Ustadz Slamet Maarif, Rabu (21/2) pagi tadi. Kini, rekaman suara tersebut telah tersebar luas.


“Sebagai orang yang sangat dekat dan intens berkomunikasi dengan Habib Rizieq, iya benar (Habib Rizieq menunda kepulangan),” ujar Ustadz Slamet.

Ribuan umat Islam yang sudah menunggu kedatangan Habib Rizieq, baik yang sudah di Bandara maupun di Masjid Baitul Amal, Cengkareng pun akhirnya merasa lega mendengar pengumuman langsung dan terbuka dari Habib Rizieq tersebut.

Menurut mereka, rekaman suara tersebut membuktikan bahwa rencana kepulangan Habib Rizieq adalah benar adanya dan bukan kabar hoax. Dengan adanya pengumuman langsung dari Habib Rizieq itu membuktikan bahwa Habib Rizieq sudah bersiap untuk pulang bahkan sudah membeli tiket, namun karena dari hasil sholat istikharah yang dilakukannya, Allah SWT memberi petunjuk untuk menunda kepulangannya.

Hal tersebut diamini oleh salah satu jamaah yang hadir di Masjid Baitul Amal, Menceng, Cengkareng, Ahmadin Moes, yang mengaku datang dari Palembang dan tiba di Jakarta, Selasa (20/2) malam.

Dia menyatakan, dirinya datang ke Jakarta karena sudah sangat merindukan kedatangan Habib Rizieq, namun beliau pun siap apabila Habib Rizieq ternyata tidak datang.

“Saya datang karena ingin menyambut kedatangan Habib Rizieq, saya sudah sangat merindukan beliau, makanya saya hadir di Masjid Baitul Amal ini,” ungkap Ahmadin.

Namun dirinya tidak mempermasalahkan urungnya Habib Rizieq yang kembali menunda kepulangannya ke Indonesia.

“Ya tidak apa-apa. Kalau ternyata Habib (Rizieq) tidak datang, saya tetap senang karena berarti Allah punya rencana yang lebih baik untuk beliau apalagi saat ini banyak berita Ulama di kampung-kampung diserang orang, keselamatan beliau tetap yang utama. Setidaknya, saya disini bisa berkumpul dengan umat Islam dan Alumni 212 lainnya, menghadiri Tabligh Akbar dan Istighosah, bersama kita semua yang mencintai sosok Habib Rizieq,” tuturnya.

Senada dengan Ahmadin, salah satu jamaah lainnya, H. Fahrul, yang sudah sempat hadir di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (21/2) pagi tadi.

“Datang kaganya Imam Besar itu udeh Alloh SWT atur bae nya buat kita semua, yang bangga itu bisa ada disini bersama temen-temen seperjuangan karena Taat Intruksi Ulama,” ujar H. Fahrul. (*/ls)

Sumber: Faktakini