Isi Pembicaraan Anies dan Novel Ternyata Soal Ini


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, dapat diselesaikan dengan secepatnya.

“Semoga semua kasus yang menyangkut penegakan hukum kita berharap bisa tuntaskan dengan baik dan cepat," kata Anies di kediaman Novel,  Kelapa Gading,  Jakarta Utara,  Minggu (25/2).

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menerangkan, pertemuannya dengan Novel siang ini tidak membahas terkait kasus yang menimpa Novel.  Kedatangannya murni untuk menjenguk dan melihat langsung keadaan Novel sebagai keluarga.


"Kita ini sekarang disini enggak ngobrol kasus atau perkara. Kita ngobrolnya itu ya ngobrol keluarga, tentang kita, anak-anak, tentang orang tua kita. Jadi murni obrolannya soal keluarga," ungkapnya.

Anies juga meminta kepada seluruh awak media yang hadir untuk ikut mendoaakna kesembuhan Novel. Pasalnya,  dia menilai Novel mempunyai pekerjaan yang sangat penting dan dibutuhkan negara dalam membasmi para koruptor.

"Kita bersyukur dan minta doanya pada semuanya agar bang Novel bisa sehat dan kembali aktif dan insyaallah usaha untuk pemberantasan korupsi di Indonesia bisa makin kuat dan tuntas,"pungkasnya.

Diketahui, Novel Baswedan sempat menjalani perawatan selama 10 bulan ‎lebih di salah satu rumah sakit mata di Singapore.

Novel menjalani satu kali operasi besar dan juga operasi-operasi kecil terhadap kedua matanya yang tersiram air keras oleh orang yang tidak dikenal pada 11 April 2017 lalu di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Namun, sampai saat ini, aparat kepolisian belum menangkap pelaku dan dalang teror terhadap kasus penyiraman Novel Baswedan ini.

(eve/JPC)

Jawapos