Ada Perlakuan Berbeda Terhadap Anies dan Ahok, Senator DKI : Sangat Menggelitik


Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta, Dailami Firdaus mempertanyakan keputusan SC Maruara Sirait terkait tidak diperbolehkannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut mendampingi Presiden Jokowi saat prosesi menyerahkan piala dan medali kepada para pemain Persija, Sabtu (17/2/2018) malam.

Dailami menilai, ada kejanggalan luar biasa yang dirasakan rakyat Jakarta lantaran kali ini pemimpinnya tiba-tiba dilarang ikut turun ke podium.

Sebab, kata dia, masih kuat diingatkan publik di gelaran final Piala Presiden tahun 2015, saat Persib Bandung menjadi juara, ditempat yang sama yaitu stadion GBK, Gubernur DKI saat itu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipersilahkan mendampingi Presiden Jokowi.

"Menurut saya ini menjadi point yang sangat menggelitik dan sekarang tak bisa dihindari, melalui medsos beredar video dimana Bang Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta Terpilih terlihat ditahan atau dilarang oleh pasukan pengamanan presiden untuk tidak ikut turun kepodium. Sebagai Senator DKI Jakarta sekaligus Putra Daerah saya sangat kecewa dengan dilarangnya Gubernur DKI Jakarta turun kepodium apalagi pemenangnya adalah tim tuan rumah Persija Jakarta," kata Dailami, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Kekecewaan Dailami yang juga dewan pembina Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) sangat mendasar karena menurut undang-undang Republik Indonesia Nomor 09 Tahun 2010 Tentang Keprotokolan, dimana pada pasal Pasal 13 Tata Tempat bagi penyelenggara dan/atau pejabat tuan rumah dalam pelaksanaan Acara Resmi poin (a) menyebutkan, dalam hal Acara Resmi dihadiri Presiden dan/atau Wakil Presiden, penyelenggara dan/atau pejabat tuan rumah mendampingi Presiden dan/atau Wakil Presiden.

Artinya, lanjut Dailami, Gubernur Anies Baswedan sudah seharusnya turut mendampingi Presiden di podium dalam Prosesi kemenangan tersebut.

Meski begitu, Dailami berharap polemik ini tidak berkepanjangan karena dunia olah raga harus dipisahkan dari dunia Politik agar para atlet nasional fokus kepada prestasi untuk mengharumkan nama bangsa serta daerahnya.

"Setidaknya melalui Olah Raga kita akan paham mengenai arti kata Sportifitas dalam pertandingan. Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada Persija Jakarta dan seluruh masyarakat Jakarta atas Prestasi sebagai Juara Piala Presiden 2018, tetap semangat dan tidak berpuas diri, mari kita sama-sama berdoa dan mendukung agar Persija Jakarta juga dapat menjadi Juara di liga Indonesia yang akan segera bergulir," tutup Dailami.

Teropongsenayan