Efek berbahaya m4sturb@si BAGIAN 2








Tidak hanya narkoba yang dapat membuat seseorang mengalami kecanduan, ada satu hal lagi yang bagi kebanyakan masyarakat masih dianggap tabu untuk membahasanya, yaitu masturbasi. Berdasarkan kajian ilmu kesehatan masturbasi adalah rangsangan yang dilakukan secara sengaja pada organ genital untuk tujuan mendapatkan sensasi atau kenikmatan serta kepuasan secara seksual.Meskipun menurut ilmu kedokteran masturbasi tidak memiliki dampak serius pada kesehatan, namun bila dilakukan secara terus menerus dan tanpa kontrol, maka masturbasi dapat mendatangkan dampak negatif bagi mereka yang melakukannya. Bagi para orang tua yang saat ini memiliki anak remaja yang telah memasuki masa pubertas, sangat penting memberikan pemahaman yang benar kepada mereka tentang masturbasi. Jangan menganggapnya tabu lagi, sehingga anak-anak dapat memiliki gambaran yang jelas akan risiko yang akan mereka hadapi bila sampai kecanduan melakukannya.
Dikutip dari tabloid Ibu dan Anak, ada beberapa dampak negatif masturbasi yang perlu diketahui tidak saja oleh orang tua tapi semua orang, khususnya para remaja, mengapa hal tersebut sebaiknya tidak mereka lakukan, diantaranya:

Dari segi kesehatan

1. Penyebab kanker prostat

Hasil penelitian dari Universitas Nottingham, menyatakan bahwa para pria usia 20-30 tahun yang mengalami kecanduan masturbasi berisiko menderita kanker prostat. Para ilmuwan dari universitas tersebut melakukan peneltian kepada 800 pria yang melakukan masturbasi secara rutin, dan menemukan bahwa 50% diantaranya menderita kanker prostat.

2. Ejakulasi dini

Mereka yang sering melakukan masturbasi dapat mengalami ejakulasi dini karena dorongan yang kuat dan tergesa-gesa untuk bisa merasakan orgasme. Dampaknya ketika sudah menikah tidak dapat memuaskan pasangan karena tidak mampu menahan ereksi dalam jangka waktu lama.

3. Mencederai diri sendiri

Masturbasi dapat mencederai diri sendiri karena ini berkaitan dengan cara bagaimana seseorang memperlakukan alat genitalnya. Gerakan kasar dan tergesa-gesa serta bahan-bahan juga alat yang digunakan untuk membantu mendapatkan rangsangan seksual sering kali menyebabkan saraf-saraf pada organ reproduksi terluka, dan bila cedera terlalu parah dapat membuat seseorang mengalami impoten secara permanen.

4. Serangan jantung

Kerja jantung akan dipacu ketika dorongan untuk melakukan masturbasi melonjak, disertai dengan perasaan takut, was-was dan keinginan untuk bisa segera mendapatkan kenikmatan secara singkat dan cepat. Bila seseorang memiliki riwayat penyakit jantung, maka yang bersangkutan dapat mengalami serangan jantung mendadak.

Dari segi psikologis

1. Perasaan bersalah

Rasa bersalah yang dirasakan sesaat setelah melakukan masturbasi dapat mempengaruhi kejiwaan seseorang, seperti merasa kotor, berdosa, murung, tidak bersemangat dan sebagainya.

2. Ketagihan

Seperti layaknya seorang pecandu narkoba, masturbasi juga dapat membuat seseorang mengalami kecanduan. Bila tidak dapat melampiaskannya seseorang dapat merasakan gejala-gejala seperti pusing, jantung berdebar, mudah marah, gelisah, gemetaran, lemas, tidak mampu berpikir jernih, dan sebagainya.

3. Tidak percaya diri kepada lawan jenis

Rasa takut terhadap lawan jenis sering dialami oleh mereka yang mengalami kecanduan masturbasi. Rasa takut tersebut lebih dikarenakan faktor kejiwaan karena rendahnya rasa percaya diri dan ketakutan tidak mampu memuaskan pasangannya, sehingga untuk mendapatkan kepuasan pribadi masturbasi dipilih sebagai cara terbaik.

Masih ada banyak hal negatif lain dari kecanduan masturbasi yang tidak dapat disebutkan satu per satu, selain tidak baik untuk kesehatan masturbasi juga dilarang oleh agama. Oleh karena itu, bila Anda telah memahami bahwa hal-hal negatif yang dapat timbul karena kecanduan masturbasi, maka segera berhentilah.

Bila Anda merasa bahwa Anda selama ini telah sering melakukannya, sebelum terlambat dan merugikan diri Anda sendiri,  Wassalam