Yusril: PBB terbuka bagi siapa saja kecuali penista agama dan PKI


Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyambut baik bergabungnya sejumlah politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Yusril mengatakan, pihaknya selalu menerima siapa saja kecuali kelompok penista agama dan PKI.

Yusril menyambut dengan tangan terbuka atas bergabungnya para tokoh PPP dan PAN tersebut. Bergabungnya para tokoh tersebut tentu menjadi energi baru bagi PBB.

“Syukur Alhamdulillah makin banyak yang ikut bergabung dengan PBB. Hal ini semakin membuktikan bahwa PBB merupakan rumah besarnya umat Islam, jadi terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam. Kecuali, kelompok penista agama dan PKI tidak kita terima,” ujar Yusril di Jakarta, Senin (16/4).

Yusril menilai, sebenarnya selama ini memang banyak kader partai Islam yang memiliki pandangan yang sama dengan PBB khususnya terkait persoalan Islam dan kebangsaan. Karena itu, mereka mendukung penuh PBB menjadi partai yang besar.

Selain itu, Yusril mengatakan, sejumlah politisi PPP yang bergabung dengan PBB adalah para tokoh PPP yang telah mendeklarasikan PPP Khittah.

“Beliau-beliau ini sudah mengatakan mendeklarasikan PPP Khittah. PBB akan menampung semua komponen umat Islam,” tutur Yusril.

Diketahui, sejumlah politisi senior PPP diantaranya mantan anggota Komisi III DPR periode 2009-2014 Ahmad Yani, Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Kubu Romahurmuziy, Tamam Achda, dan mantan politisi senior PAN, Djoko Edhi Abdurrahman.

Ahmad Yani menyebut, ada sekitar 30 mantan pengurus dan elite PPP yang hijrah pindah ke PBB termasuk Abraham Lunggana atau Haji Lulung. Haji Lulung merupakan Ketua DPW PPP DKI yang juga Wakil Ketua DPRD DKI periode 2014-2019. (*/ls)


swamedium