Terkait Karyawan Meikarta Demo, Said Didu: Dari Awal Saya Duga Ini Proyek Fiksi


Sebanyak 400 karyawan PT Meikarta menggelar unjuk rasa menuntut gaji yang belum dibayarkan selama hampir tiga bulan.

Demonstrasi ini dilakukan di dua lokasi yang berbeda, yakni di depan Galery Meikarta , Jalan OC Boulevard Utara, Lippo Cikarang, Bekasi dan di PT Baladhika Karya Raharja, Jalan Sahid Raya Cikarang, Bekasi.

Pengunjuk rasa melakukan long march menuju lokasi permintaan hak mereka.


Selain menuntut gaji, para karyawan juga menuntut agar Presiden of Sales Meikarta Fery Tahir segera diturunkan.

Koordinator unjuk rasa yang juga merupakan karyawan Meikarta, Yunita Puspita menuturkan PT Meikarta dan PT Baladhika Karya Raharja selaku perusahaan belum melakukan pelunasan pembayaran gaji sebanyak satu bulan setengah, dari setengah gaji bulan Februari 2018 dan gaji bulan Maret 2018.

Selain itu, pembayaran komisi tahun 2017 dan tahun 2018 juga menurut pihaknya, belum dibayarkan.

Hal ini mendapat tanggapan dari Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu.

Melalui akun Twitter pribadinya, @saididu dirinya menuliskan,"Dari awal saya duga inj proyek fiksi"

Sementara, Direktur Komunikasi Publik Lippo Group Danang K Jati mengatakan soal unjuk rasa yang dilakukan oleh karyawannya, dirinya konsisten dalam memberikan hak berupa gaji serta apresiasi kepada team marketing-nya berupa komisi penjualan.

Data dari Team Finance Meikarta, Danang mencatat, sampai dengan saat ini tidak ada komisi penjualan yang belum dibayarkan kepada yang berhak.

Saat ini untuk bulan April memang bekum terbayarkan, karena April masih berjalan, dan close di tanggal 28. (TribunWow/Dian Naren)