Resmi pensiun, ini curhatan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo


Gatot Nurmantyo 36 tahun mengabdikan diri di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dia memasuki masa purna tugas atau pensiun per 31 Maret 2018 dengan pangkat jenderal. Dengan dedikasinya Gatot berhasil menjadi Panglima TNI hingga December 2017 lalu.

"Saya telah menjalankan rangkaian tugas sebagai seorang prajurit TNI Angkatan Darat sejak awal pengabdian saya pada tahun 1982 hingga tahun ini," kata Gatot dalam keterangannya, Minggu (1/4).

Di masa purna tugas, Gatot mengaku ingin fokus mencurahkan waktu untuk keluarga. Ia menambahkan, melepas fungsinya sebagai tentara tak berarti ia akan menganggur, melainkan tetap akan mengabdi demi masa depan yang lebih baik bagi Bangsa Indonesia.

"Itu sebagai perwujudan kecintaannya pada Indonesia yang sudah terlanjur mendarah-daging," tuturnya.

Gatot mengaku memilih menjadi Prajurit TNI hanya semata sebagai jalan agar adik-adiknya bisa tetap bersekolah. Dalam segala kekurangan dan keterbatasan, Gatot tetap bertekad dalam berkarier.

"Saya diberikan kesempatan meniti karier sebagai Prajurit TNI dengan selamat hingga mencapai anak tangga tertinggi," ungkap Gatot.

Gatot juga menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat serta jajaran TNI AD yang selama ini telah memberikan dukungan termasuk kritik yang konstruktif. "Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberi kepercayaan kepada saya," kata Gatot.

Presiden Jokowi adalah yang melantik Gatot sebagai Panglima TNI pada 2015, menggantikan Jenderal Moeldoko. [did]


MERDEKA