Menelisik Puisi Sukmawati dan Disebutnya Nama Puan di Kasus e-KTP


Pegiat media sosial, Mustafa Nahrawardaya menghimbau agar tidak begitu terlena dengan kasus pembacaan puisi yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Masih ada hal lain yang menurutnya harus tak luput diperhatikan, yakni salah satunya adalah dugaan anak Megawati Soekarnoputri di kasus e-KTP.

“SEHEBOH APAPUN sukmawati, Anda tetap harus ingat bahwa: Nama Puan disebut oleh terdakwa soal E-KTP. Jangan terkecoh oleh perilaku Mbak Sukma,” katanya, di akun Twitter pribadi miliknya, Rabu (4/4/2018).

Menurut Mustafa, bisa jadi kegaduhan yang muncul dari polemik tersebut tersembunyi persoalan lain. Soal “pembelaan” Guruh, adik dari Sukmawati, yanh mengatakan tidak ada unsur SARA maka menurutnya bisa dipertanyakan.

“Kegaduhan ini kadang ada maunya. Kata Guruh, puisi Bu Sukma bukan SARA. Yaudah, kalau bukan SARA, bagaimana jika puisi itu dilombakan pembacaannya?” (Robi/voa-islam.com)