JLEB!!!! Obat Tidak Tahu itu Bertanya, Bukan Ngomel!

 
 
"Saya tidak tahu sesungguhnya dirimu, apa maumu ... yg kutahu mulutmu BAU" (GJ)

Belum pudar dari ingatan beberapa tahun lalu Anak Pembaca Teks Proklamasi membuat negeri ini gempar dengan ucapannya tentang PARA PERAMAL MASA DEPAN, kini publik dihebohkan dengan puisi yang yang dibacakan oleh Sukmawati yang juga merupakan adik dari Megawati Soekarnoputri, mantan presiden Indonesia.
 
Puisi yang diawali dari ungkapan "Aku tak tahu Syariat Islam" tapi dilanjutkan dengan menilai sesuatu yang berhubungan dengan Islam seperti Adzan dan cadar.  Adzan jelas-jelas disyariatkan sementara cadar ada perbedaan pendapat di dalammnya diantara para ulama. Oleh karena itu ada 2 kemungkinan tentang pernyataan ketidak tahuan itu, yaitu Kebohongan atau Kebodohan. Apapun kemungkinan itu yang jelas telah menimbulkan kegaduhan. 

 Obat Tidak Tahu itu Bertanya, Bukan Ngomel!
Jika ketidaktahuannya itu karena kebodohan sebagai penganut agama Islam seharusnya mengikuti saran dan petunjuk Nabi yang merupakan suri teladan. Nabi mengajarkan jika tidak tau itu bertanya bukan malah melakukan perbuatan yang diduga menimbulkan kegaduhan apalagi kebinasaan.
 
Imam Abu Dawud meriwayatkan dalam Sunan-nya, dari Jabir bin Abdullah bercerita: "Kami bepergian, lalu di antara kami ada yang terluka kepalanya karena terkena batu. Sesaat kemudian, ia tidur dan bermimpi basah (keluar mani). 
 
Ia kemudian bertanya kepada para sahabatnya, "Adakah rukhshah (keringanan) ber¬tayamum bagiku?" Mereka menjawab: "Tidak ada keringanan bagimu sebab kamu masih bisa menggunakan air (mandi)." Maka, ia pun mandi dan tak lama kemudian ia meninggal dunia. Ketika kami menghadap Rasulullah Saw. seraya menceritakan hal itu, 
 
Rasulullah Saw. mengomentari, "Mereka telah membunuhnya, semoga Allah membinasakan mereka! Kenapa mereka tidak bertanya jika mereka tidak tahu?! Sesungguhnya, obat kebodohan adalah bertanya. Sebenarnya, cukup baginya bertayamum dengan membersihkan serta membalut lukanya dengan perban kemudian mengusapnya. Baru kemudian, ia membasuh seluruh anggota badannya." 
Nabi Saw. memberitahukan bahwa kebodohan adalah penyakit, dan obatnya adalah bertanya. 
 
BLACK