Reaksi Fahri Hamzah Disebut Dahnil Anzar Ngotot Tidak Ada Aliran Duit ke DPR, Sedangkan Setnov Mengakuinya


Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, baik melalui akun media sosialnya, atau pernyataan langsung di depan media, Fahri Hamzah mengatakan bahwa awalnya tidak ada masalah dalam proyek e-KTP.

Hingga Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar melalui akun media sosial Twitternya @dahnilanzar mengatakan:

"Setnov akui ada aliran Duit E-KTP ke DPR, dan Pak @Fahrihamzah ngotot dulu bilang tidak ada korupsi di E-KTP, dan @KPK_RI ngarang.


Sama ngototnya Pembentukan Pansus yg berpijak pada kebohongan Miriam."


Dirinya juga mengunggah pemberitaan bertajuk 'Setya Akui Ada Aliran Duit ke DPR'.


Menanggapi cuitan Dahnil Anzar, Fahri Hamzah membalas:

"Ketua, Tuduhan anda Gak ketemu link-nya.
Malu saya. Nonton ini aja Abis isya nanti."
Dalam video yang diunggah, dirinya mengatakan:

"Kita semua tersihir oleh drama KPK. Hasilnya apa? Negara nggak dapat apa-apa. Kerugian negara nggak balik. Ujungnya kita semua jadi korban.

Ini yang disadari oleh Korea Selatan. 8 tahun KPKnya dibubarkan, diganti dengan lembaga pengaduan. Ekonominya baru tumbuh setelah itu, karena korupsi adalah peristiwa kejahatan otak yang tidak bisa diselesaikan dengan otot. Dipangkas dari akarnya", ujar Fahri.

Ucapan Fahri tersebut disampaikan pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC). (TribunWow/Dian Naren)



tribunnews