Putra Mahkota Saudi Ingin AS Pertahankan Militer Di Suriah


Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman mengatakan dia ingin militer Amerika Serikat memperluas kehadirannya di Suriah.

Pernyataan itu dikeluarkan meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa pasukannya akan mundur dari negara Arab yang dilanda perang itu dalam waktu dekat.

"Kami percaya pasukan Amerika harus tinggal setidaknya untuk jangka menengah, jika bukan jangka panjang," kata bin Salman dalam wawancara luas dengan Time pekan ini.

Amerika Serikat dan sekutunya diketahui beroperasi di Suriah untuk melawan kelompok militan ISIS sejak September 2014 tanpa izin dari pemerintah Damaskus atau mandat PBB.

Aliansi militer telah berulang kali dituduh menargetkan dan membunuh warga sipil. Hal ini juga sebagian besar tidak mampu memenuhi tujuan yang dinyatakannya untuk menghancurkan Daesh.

"Kami keluar dari Suriah segera. Biarkan orang lain mengurusnya (ISIS) sekarang, segera. Segera, kami keluar," begitu kata Trump sebelumnya sebagai penegasan bahwa Amerika Serikat ingin menarik mundur pasukannya. [mel]

rmol