Prabowo: Memprihatinkan, Negara Kita Hidup Dari Utang!


Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut Indonesia adalah negara yang kaya. Namun, mirisnya pemerintah seperti dijajah oleh utang karena hampir semua potensinya dikuasai oleh asing.

Hal itu disampaikan saat pidato dalam acara tur ‘Prabowo Menyapa Warga’ di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Bandung, Jumat (30/3).

Dalam kesempatan itu, ia pun membandingkan luas wilayah negara Indonesia yang sama dengan benua eropa yang terbagi dalam 27 negara.

“Memprihatinkan, negara kita hidup dari utang. Kalau tidak utang, enggak bisa gajian,” katanya.

“Yang kita alami adalah kita ini susah sekarang. (Untuk mengatasi kemiskinan) nanti, selalu nanti. Sekarang ke mana? Yang bisa dilakukan (pemerintah) adalah mencetak utang untuk bayar pinjaman tahun lalu,” jelasnya.

Kondisi saat ini membuat dia sedih. Pasalnya, sumber daya alam sebagian besar dikuasai asing. Contohnya, sumber daya mineral, termasuk bauksit yang merupakan bahan baku alumunium.

“Alumunium ini jadi bahan baku kereta api, mobil, motor, mesin dan seterusnya. (Produksinya di luar negeri) Di sini akhirnya kita beli mobil, motor dari asing,” imbuhnya.

Terkait utang negara, Prabowo mengaku sudah pernah membahasnya beberapa tahun lalu. Ketika ia menyebut bahwa utang negara sudah Rp 1.000 triliun, tidak ada yang mempercayainya.

“Saya diejek. Mereka bilang Prabowo bukan ahli ekonomi. Tapi dua tahun kemudian, pemerintah Jokowi mengakui ada ribuan triliun yang di luar ngeri. Menteri keuangannya sendiri mengakui. (Kalau sudah begitu) berarti Prabowo bener dong,” katanya.

Hanya saja, jika pernyataannya benar, tidak ada yang mengekspose. Sebaliknya, jika pernyataannya tidak sesuai, menjadi ramai dibahas.

“Yang benar enggak diliput. Abis itu dicari kesalahannya,” pungkasnya. (merdeka)