MASYA ALLAH. Bikin Merinding... Kumandang Sebelum Adzan dari Atas Masjid Al-Aqsha Sentani Papua sang Mercusuar Dakwah di Papua


MEGAH..!! Inilah penampakan Masjid Agung Al Aqsha, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Calon Mercusuar Dakwah Papua yang bikin gerah Persekutuan Gereja Jayapura!!




 Persekutuan Gereja-Gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) Papua mempersoalkan pembangunan

Masjid Al-Aqsha di kabupaten tersebut.

Dalam surat edaran yang diterima sejumlah media sejak Jumat (16/03/2018) itu disebutkan, PGGJ juga mempersoalkan terkait suara adzan serta busana keagamaan.

PGGJ meminta pembangunan menara Masjid Al-Aqsha di Sentani yang tengah dibangun agar dihentikan. Surat tersebut ditujukan kepada pihak pemerintah serta ditandatangani 15 pendeta dari gereja-gereja di Jayapura.

“Pembangunan menara Masjid Al-Aqsha harus dihentikan dan dibongkar,” bunyi salah satu poin sikap PGGJ.

Pada poin kedua, PGGJ bersikap, tinggi gedung Masjid Al-Aqsha agar diturunkan sejajar dengan tinggi bangunan gedung gereja yang ada di sekitarnya.

“Apabila sikap PGGJ pada poin 1 dan 2 tidak direspons oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai wakil Allah di Kabupaten Jayapura, maka PGGJ akan menggunakan cara dan usaha kami sendiri, dalam waktu 14 hari terhitung tanggal pernyatan ini dibuat,” demikian tertulis pada pernyataan yang ditandatangani di Sentani, 15 Maret 2018 oleh Ketua Umum PGGJ Pdt Robbi Depondoye dan Sekretaris Umum Pdt Joop Suebu itu.

Menyikapi hal demikian, da'i asli asal Papua Ustadz Fadlan Rabbani Al Garamatan menegaskan agama Islamlah yang pertama datang ke Papua.

"Agama tertua dan pertama di Papua adalah agama Islam. Dan orang Islam cukup toleransi untuk mengantar pendeta masuk ke Irian. Kita Indonesia, semua agama dijamin. Alasan-alasan (yang disampaikan Persekutuan Gereja) tidak berdasar," tegas Ustadz Fadlan Rabbani Al Garamatan.

[Video - Bikin Merinding... Kumandang Sebelum Adzan dari Atas Masjid Al-Aqsha Sentani Papua]


POrtal-islam