Hijrahnya Sang Fotografer, Surat Perpisahanya Bikin Haru


Seorang fotografer bernama @HendyWicaksono mendapat banyak Appresiasi dari netizen. Pasalnya ia menuliskan lewat akun facebooknya tentang keinginannya untuk bertobat dari mengolah prewedding usahanya dan hanya akan melayani wedding photo dan post wedding.

Begini tulisan yang dicurahkan pemilik @hwp_photo ini bikin terharu. Saat ini tulisan itu telah dishare ribuan kali.
.
.

Tidak ada satupun ulama/ustadz yg menyatakan kalo Prewedding itu Halal.
MUI pun jelas menyatakan Prewedding itu Haram.

Lalu bagaimana bisa saya memohon pekerjaan yg saya lakukan barokah.. dan halal.. kalo yg saya lakukan adalah hal yg jelas Haram..
Sudah bertahun tahun pernyataan itu saya dengar.

Dan dengan bodohnya saya masih cuek bebek..
Seolah olah.. demi sebuah “mata pencarian” saya buat hal ini menjadi “Halal”.. saya kiaskan itu semua dengan sebuah sebutan “karya”

Bertahun tahun saya merasa menjadi penggagas perilaku mereka yg belum muhrim/halal untuk
Berpegangan Tangan, Berpelukan, hingga Berciuman.. Astaghfirullah.

Hingga mereka pun yg sdh menutup aurat, saya dengan egois dan benar benar menutup hati mengajak mereka melakukan prewedding dgn berbagai macam alasan kalo hal ini “biasa”

Tanpa memperhatikan Apa yang akan masuk kedalam perut anak istriku dr nafkah yg Haram itu.
Pernikahan itu adalah hal baik.. maka jangan lah hal yg menuju kesana diisi dgn hal yg Haram.

Prewedding itu memang luar biasa..
Sebuah budaya yg dikemas baik, indah, enak dilihat mata, menyenangkam buat mereka yg melakukan dan yg mencari nafkah di dalamnya.. sehigga mampu membuat hal Haram terlihat Amat sangat Halal.

Astaghfirullah.
Ah si ini foto prewedding gpp kok..
Ah si anak pemimpin ini prewedding jg gpp kok
Ah artis ini foto jg kok.
Bla bla bla.

Kebenaran itu bukan dr siapa yg melakukan.. tp dari apa yg ada di Quran dan Hadist.
Namun saya sadar.. prewedding ini ada karena kami. Kami para fotografer yg menawarkan “layanan” ini.

Kami yg membuat budaya ini semakin berkembang.
Awalnya cuma di studio.. dalam kota.. luar kota.. hingga ke luar negeri.
Saya sadar.. tanggung jawab kami yg menyebarluaskan ini.