ANEH !! Dulu Dituding "Bos Saracen-SARA-Produsen Hoax", Jasriadi Dituntut 2 Tahun Karena Ilegal Akses


Pada Senin (26/3/2018) kemarin dalam sidang Jasriadi, yang dulu heboh tudingan sebagai 'Bos Saracen', akhirnya Jasriadi cuma dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena mengakses secara ilegal akun Facebook milik Sri Rahayu Ningsih.

"Menuntut pidana penjara selama dua tahun terhadap terdakwa Jasriadi dipotong masa tahanan," kata JPU Sukatmin di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, yang dipimpin Asep Koswara, pada Senin (26/3/2018) sore, seperti dilansir detikcom.

"Terdakwa melakukan akses ilegal milik orang lain," lanjut JPU.

Dalam dakwaan jaksa, Jasriadi tidak disebutkan melakukan ujaran kebencian. Jasriadi didakwa mengakses secara ilegal akun FB Sri Rahayu Ningsih yang sudah disita Mabes Polri. Dia mengubah password dan recovery e-mail untuk akun tersebut pada 5 Agustus 2017. Sri Rahayu Ningsih ditangkap oleh Polri dengan tudingan sebagai koordinator grup Saracen wilayah Jawa Barat.

Secara terpisah, salah satu kuasa hukum Jasriadi, Yasmar Piliang, mengatakan kliennya tidak terbukti menebar kebencian.

"Dalam fakta persidangan, kami bisa mematahkan dari 5 dakwaan jaksa, yang akhirnya hanya pada legal access akun Sri Rahayu saja. Salah satunya soal ujaran kebencian tidak bisa dibuktikan," kata Yasmar kepada detikcom, Selasa (27/3).

***

Kasus "Saracen" makin 'jauh panggang dari api', padahal umat Islam sudah kena pencitraan negatif dituduh mengorganisir berita hoax dan ujaran kebencian.

Setelah ibu Asma Dewi yang akhirnya divonis hanya karena menulis "koplak edun" di medsos, padahal sebelumnya dituduh jadi Bendahara Saracen, sekarang yang katanya Bos Saracen cuma didakwa membajak akun orang lain, bukan soal ujaran kebencian.

Mana tuduhan yang selama ini digembar-gemborkan bahwa saracen adalah kelompok terorganisir yang memproduksi hoax dan berkaitan dengan gerakan Islam melawan Ahok si penista agama?

Coba buka kembali dan gugling lagi saat pertama kasus Saracen ini heboh luar biasa di media. Dikaitkan dengan SARA, sampai dihubungkan dengan Prabowo, Kemenangan Anies-Sandi, DLL..

Perhatikan contoh kehebohan dan penggiringan luar biasa media...

[KOMPAS]

Polisi Sebut Saracen Pasang Tarif Rp 72 Juta Per Paket Konten SARA
https://nasional.kompas.com/read/2017/08/25/20475761/polisi-sebut-saracen-pasang-tarif-rp-72-juta-per-paket-konten-sara

[TRIBUNNEWS]

Inilah Markas Saracen yang Digunakan sebagai Pabrik Hoax dan Ujaran Kebencian Berbau SARA
http://www.tribunnews.com/nasional/2017/08/25/inilah-markas-saracen-yang-digunakan-sebagai-pabrik-hoax-dan-ujaran-kebencian-berbau-sara

[DETIK]

Sindikat Saracen Dibayar Puluhan Juta untuk Sebarkan Isu SARA
https://news.detik.com/berita/3611455/sindikat-saracen-dibayar-puluhan-juta-untuk-sebarkan-isu-sara

[LIPUTAN6]

Pertemuan Besar-besaran Anggota Saracen Saat Pilkada DKI
http://www.liputan6.com/news/read/3073771/pertemuan-besar-besaran-anggota-saracen-saat-pilkada-dki

[TEMPO]

Bos Saracen Mengaku Pendukung Prabowo, Berikut Blak-blakan...
https://nasional.tempo.co/read/903785/bos-saracen-mengaku-pendukung-prabowo-berikut-blak-blakan