Perempuan Berhijab Dibekuk,Saat Terima Kiriman 500 Gram Sabu


Daroma Rona harus berusan dengan aparat Polres Indragiri Hilir (Inhil). Perempuan berhijab berusia 26 tahun itu kedapatan menerima kiriman paket sabu sebanyak 500 gram.

Usut punya usut, barang haram senilai ‎Rp 1 miliar tersebut merupakan pesanan sang suami. Adalah Maradona, 30, yang sekarang berstatus sebagai narapidana di Lapas Klas IIA, Tembilahan, Inhil.

Kapolres Inhil AKBP Cristian Rony Putra mengatakan, Rona ditangkap di rumahnya Jalan Prof M Yamin, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, Rabu (7/2) sekitar pukul 06.40 WIB.

"Mulanya anggota mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman paket dari Pekanbaru melalui travel yang diduga berisi sabu-sabu," ungkap Cristian dalam keterangan pers di Mapolres Inhil.

Mendapatkan informasi tersebut, tim opsnal yang dipimpin Kasat Reserse Narkoba Polres Inhil AKP Bachtiar langsung melakukan penyelidikan. "Dari hasil lidik diketahui bahwa paket tersebut akan diterima seorang perempuan bernama Rona, yang merupakan istri dari narapidana Maradona," jelas Cristian.

Tim opsnal kemudian melakukan penggeledahan di rumah Rona dengan disaksikan warga dan ketua RT setempat. Petugas menemukan barang bukti berupa 5 paket sabu seberat 500 gram. Narkoba tersebut tersimpan dalam tas warna merah.

"Dia mengaku kalau barang tersebut merupakan pesanan suaminya yan‎g saat ini di lapas. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak lapas dan mengamankan pelaku ke mapolres," tutur Cristian.

Selain sabu, polisi turut mengamankan barang bukti lain. Antara lain uang Rp 175 ribu, 2 unit handphone, dompet berisi delapan kartu ATM dan dua buku tabungan BCA serta BRI. "Keduanya bersama barang bukti telah kami bawa ke Mapolres Inhil guna penyidikan lebih lanjut,"‎ tukas Cristian.

(ica/JPC)

Jawapos