Nampol Anies Soal MENURUNNYA Upah PPSU, Eh... Malah NABOK Muka Djarot


 Media sosial memang menjadi sumber informasi paling mutakhir. Namun, tak jarang, saking ingin cepat membagikan informasi, sebuah akun melalaikan faktor periksa ulang (re-check) mengenai keakuratan infornasi yang ingin disebarkan.

Seperti yang melintas pada lininasa twitter kemarin, Selasa, 27 Februari 2018, ketika seorang warganet  membagikan "kisah nyata" mengenai seorang Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang konon gajinya turun setelah Anies menjabat sebagai Gubernur DKI.

    temen gw pendukung anies tadinya.. berharap keadaan bisa lebih baik lagi kalo anies jadi.. pas anies jadi, syukuran pake duit sendiri.. belum ada 3 bulan gajinya di ppsu turun.. tadinya bisa ngantongin 3-4 juta sebulan, jadi cuma umr.. ini kisah nyata
    — Aseli Indonesia (@BudimanBaba) February 27, 2018

 Kicauan ini segera ditanggapi akun relawan Anies Baswedan @SuaraAnies yang mengungkap fakta mengejutkan.

    Ini kisah nyata... 5 hari sebelum Anies Sandi dilantik, Gub sebelumnya menetapkan KepGub no.1887/2017 Standar Satuan Harga Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan..., Koefisien upah PPSU adalah 1x UMP.

href="https://t.co/S3NO5fmgwW">https://t.co/S3NO5fmgwW — Suara Anies Baswedan (@SuaraAnies) February 28, 2018

    — Suara Anies Baswedan (@SuaraAnies) February 28, 2018

Fakta bahwa PPSU hanya menerima upah sebesar 1 x Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, ternyata adalah ulah Gubernur SEBELUM Anies.

Sementara besaran UMP tahun 2017 yang ditetapkan oleh Gubernur sebelum Anies adalah sebesar Rp3.355.750.


 Fakta lain mengungkap bahwa besaran gaji PPSU per Januari 2017 adalah sebesar 1 x UMP 2017 dan bukan sebesar 4 juta.(Link: megapolitan.kompas.com/read/2017/01/23/20203351/gaji.pasukan.oranye.tahun.2017.dipastikan.rp.3.3.juta.bukan.rp.4.juta

).

-------

Nah, terbukti kan bahwa tudingan kepada Anies lagi-lagi ngawur. Ada baiknya, sebelum nampol Anies, lakukan cek silang ke berbagai sumber agar tak malu.


Portal-isllam