Fahri Hamzah Sebut KPK Bekerja Dengan Metode Malaikat


Wakil ketua DPR Fahri Hamzah menilai Komisi PemberantasanKorupsi (KPK) bekerja dengan metode malaikat. Dia memandang hanya KPK yang bisa mengintai lembaga lain.

"Semua lembaga pernah terkena OTT, hanya satu lembaga yang tidak pernah yaitu KPK. Karena dia tidak mau diintip. Dia maunya mengintip. Karena dia malaikat, kita manusia biasa," katanya di restoran kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Fahri juga melontarkan kritik pedas bahwa kinerja KPK seperti pemuka agama layaknya ustaz maupun pendeta. Komentar itu menanggapi pernyataan pimpinan KPK Laode M Syarif yang menyampaikan permasalahan korupsi akibat moralitas pejabat negara yang tak kunjung taubat.

"Dia bilang ini soal moral, tidak taubat-taubat. KPK mengambil fungsi ustaz, pendeta untuk mengajari moral. Negara tidak perlu mengurus pertaubatan," ujarnya.

"Itu instrumen langit, bukan instrumen bumi, kita (rakyat) bayar lembaga negara ini untuk menjadi ustaz dan pendeta," tambahnya.

Fahri juga menanggapi Laode saat mengatakan bahwa saat ini tidak ada masalah dalam sistem hukum. Sehingga tidak perlu ada revisi undang-undang MD3.

"Kata Laode Syarief semalam, Kalau tidak ada masalah dalam sistem. (jadi) buat apa lagi ada KPK," pungkasnya. (Wan)



Sumber: merdeka.com