Video Pernikahan 64y Viral, Polisi Arab Saudi Tangkap Pengantin


Kaum LGBT di India yang selama ini rentan mendapat serangan, kini bisa sedikit lega setelah seorang pangeran gay India membuka istananya yang memiliki luas 15 hektare untuk mereka.
SUGGESTED NEWS by Mgid

"Bahkan dia sekarang sedang membangun gedung bagi para tamu untuk kaum LGBT," tulis Independent.

Pangeran Manvendra Singh Gohil, putra dan penerus takhta Maharaja Rajpipla di Gujarat, India Barat, akan menjalankan roda organisasi gay, The Lakshya Trust, dari istana ini.

Pria berdarah biru ini dikucilkan oleh keluarganya ketika ketahuan bahwa dia merupakan seorang gay pada 2006. Sejak itu, dia mulai membangun komunitas untuk mendukung pria gay dan mendidik masyarakat mencegah dari serangan HIV/Aids dari istananya.

Persoalan homoseksual merupakan perbuatan sangat tabu di India. Demikian juga dengan seks sesama jenis bakal mendapatkan hukuman berat di negeri itu. Berbicara dengan International Business Times, pangeran ini mengatakan dia akan memberdayakan masyarakat dengan sistem jaminan masyarakat yang mereka inginkan.

Hal itu diperlukan untuk memastikan mereka tidak ditinggalkan dan tidak mendapatkan apa-apa jika keluarga mereka menolak setelah bebas sebagai gay. "Saya telah mengalaminya, kaum gay pasti mengalami hal yang sama," ucapnya.

Status pangeran sebagai seorang gay pernah menjadi berita besar di sejumlah media di India. Banyak yang memprotes dengan cara membakar patung di depan rumahnya. "Masyarakat menuntut agar gelar kebangsawanannya dicopot," seperti dilaporkan Independent.

Setelah itu, dia menjadi subyek berita serial di BBC di bawah judul Undercover Princes, sebuah siaran reality show televisi yang mengambil lokasi shooting di tiga istana kerajaan.

Selain membuka istananya, lembaga amal Pangeran Manvendra menyediakan jasa konsultasi, layanan kesehatan, dan dukungan terhadap ribuan kelompok gay. Meskipun gay, ada di antara kaum gay yang menikahi perempuan demi bebas dari beban budaya.

Pangeran sendiri dipaksa menikah pada 1991, tapi dia mengatakan perkawinannya benar-benar sebuah bencana besar sehingga dia bercerai.

Pangeran Manvendra pernah menjadi bintang tamu The Oprah winfrey Show pada 2007. Dia yang menjadi salah satu dari tiga orang yang mendapatkan julukan Gay di Sekitar Dunia tersebut, mengatakan dia tidak menyesal keluar dari keluarga kerajaan.

Menurut dia, meskipun ia bagian dari kaum LGBT, orang-orang yang tinggal di negaranya mengagumi dia karena peran utama yang ambilnya adalah demi mencegah dan mendidik masyarakat tentang HIV/Aids. [opini-bangsa.com / tempo]