Apa Maksud Acho Soal "Ayat-Ayat yang Dijadikan Sandaran"?


Komedian tunggal atau komika Muhadkly Acho menyatakan dirinya ada di lokasi saat komika Ge Pamungkas menyinggung soal banjir Jakarta yang belakangan dianggap melecehkan umat Islam.

Acho berpendapat, jika ditelaah secara menyeluruh, materi lawak yang disampaikan Ge Pamungkas sama sekali tidak mengandung hal-hal yang belakangan dituduhkan sebagai sebuah penistaan agama.

"Itu kan acara Susah Sinyal kita perform di sana. Jadi kita tahu persis utuh materinya seperti apa. Kita yakin tidak ada unsur melecehkan, mendiskreditkan ayat atau apa pun, nggak," ungkapnya di Jakarta pada Selasa (9/1/2018).

"Karena yang dikritik orang-orang yang tidak mau memperbaiki dirinya, tapi bersandar kepada ayat-ayat itu," ujar Muhadkly Acho.

Acho pun menafsirkan dengan memberikan permisalan sebuah kasus.

"Kayak misalnya 'kenapa kamu enggak nyari kerja?, ya udah kan rejeki dari Allah', itu kan enggak bisa. Memang rejeki dari Allah, enggak salah, tapi kita kan tetap harus cari kerja. Jangan jadikan itu alasan kita enggak mau cari kerja. Point-nya Ge itu, seperti itu, cuma studi kasusnya banjir. Bisa banjir kan karena buang sampah atau segala macam, jangan cuma bisa bilang ini karena lagi diuji dari Tuhan. Point itu yang ingin disampaikan," papar Acho seperti dilansir Bintang. 

news.bersamadakwah