Kasus KTP-El, KPK Siap Buktikan Dugaan Keterlibatan 21 Politikus



Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan siap membuktikan dalam persidangan tentang dugaan keterlibatan 21 politikus yang tidak termaktub dalam surat dakwaan terdakwa Ketua DPR nonaktif sekaligus mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (Setnov).

Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif menyatakan, 21 nama tersebut tidak berhubungan langsung dengan Setnov dalam dugaan perbuatan pidana korupsi pembahasan hingga persetujuan anggaran dan proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011-2013.

Sementara mengenai 21 nama politikus tersebut yang justru tercantum dalam surat dakwaan serta tuntutan atas nama Irman (divonis 7 tahun penjara) dan Sugiharto (divonis 5 tahun), lanjut Syarif, karena memang mereka punya hubungan langsung dengan perbuatan pidana Irman dan Sugiharto.

Menurut Syarif, meski tidak tercantum dalam surat dakwaan Setnov, bukan berarti KPK akan mendiamkan. Pasalnya, bisa saja dalam persidangan Setnov pembuktian atas dugaan penerimaan uang atau dugaan perbuatan 21 nama tersebut akan dibuktikan KPK lewat jaksa penuntut umum (JPU).

Mantan senior advisor on Justice and Environmental Governance di Partnership for Governance Reform (Kemitraan) ini mengingatkan, kasus ini tetap berlanjut bahkan sampai setelah masa periode pimpinan KPK 2015-2019 selesai.

“Saya ingin ingatkan bahwa kasus e-KTP ini bukan kasus sprint saja, ini kasus maraton. Jadi mungkin saat saya selesai di KPK pun masih akan berlanjut,” tegasnya.

Sumber: Swamedium