Kasihan! Sudah Datang Dari Jauh Nunggupun Sejak Pagi Eh Ternyata Dibatalkan, Diklarifikasi Alasannya Takut Jamaah MBELUDAK



Ratusan jamaah yang menunggu kehadiran Ustad Abdul Somad di Komplek PLN Disjaya, Gambir, Jakarta Pusat sejak pagi merasa kecewa. Kekecewaan mereka lantaran penceramah yang ditunggu-tunggu untuk memberikan tausiah batal hadir. Padahal mereka sudah hadir sejak pagi.

Tidak ada alasan yang jelas disampaikan oleh panitia terkait batalnya agenda ceramah dai lulusan Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu. Dalam agenda awal disebutkan Abdul Somad akan berceramah di Masjid Nurul Falah, Komplek PLN Disjaya, Gambir pada pukul 12.00 atau selepas shalat Duhur. Atas pengumuman dari panitia itu, jamaah pun memilih membubarkan diri.

"Agak kurang jelas juga tuh panitia kenapa. Persiapannya padahal udah ada," ucap Rusmin saat ditemuia di Masjid Nurul Falah, Komplek PLN Disjaya, Kamis (28/12).
Dakwah Abdul Somad

Masjid Nurul Falah di Komplek PLN Disjaya mulai sepi ditinggalkan jamaah yang kecewa karena Abdul Somad batal hadir.

Rusmin merupakan salah satu jamaah yang sengaja datang dari Bintaro, Jakarta Selatan. Dia mengajak keluarga dan beberapa orang rekan ke masjid PLN Disjaya, karena sanga ingin mendengarkan tausiah langsung dari alumnus Daar al-Hadits Al-Hassania Institute, Maroko itu. Namun kerinduan itu berujung pada kekecewaan.

Hal senada juga diungkapkan, Habib Yahya, asal Kampung Melayu, Jakart Timur. Yahya sangat kecewa ustad yang diidolakan batal hadir. "Sedikit (kecewa) karena kebanyakan ngeliatnya di grup-grup WA aja, kalau dia (Abdul Somad) datang pengen ketemu aja paling nggak salaman lah," kata Habib Yahya.

Jamaah tablig akbar ini sendiri terlihat sudah memadati komplek masjid Nurul Falah sejak pagi hari. Terpantau ada ratusan jamaah yang datang dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Saat acara resmi dibatalkan, jamaah secara berangsur-angsur meninggalkan lokasi. Tenda-tenda yang telah didirikan dibongkar lagi oleh petugas. (sat/JPC)




Takut Jamaah Mbeludak

Ketua Panitia Penyelenggara, M Ismed Suryanegara dalam konferensi persnya di kantor PLN Disjaya mengungkapkan kegiatan ini sebenarnya sudah dipersiapkan sekitar dua bulan lalu. Panitia pun sudah menyepakati pelaksanaannya mengundang Ustaz Abdul Somad.

Namun karena informasi yang sampai kepada masyarakat melalui media sosial, spanduk dan masjid sangat viral sekali, timbul kekhawatiran kalau nanti jamaah membludak. "Perkiraan awal sampai 3.000 jamaah, tapi karena viral diperkirakan sampai 5.000 jamaah. Kalau mencapai 5.000 kami berpandangan tempat ruangan masjid dan parkir terbatas. Kapasitas bisa menampung paling banyak 2.000 orang," ungkapnya kepada Republika.co.id, Kamis (28/12).