Granat Gegerkan Jamaah Masji di Jembrana Bali, Tim penjinak bom Turun Tangan mensterilkan lokasi, Setelah di Cek Ternyata .... Korek Api, begini kisah selengkapnya


Tim penjinak bom dari Brimob Detasemen C Pelopor Polda Bali yang bermarkas di Kelurahan Gilimanuk yang datang langsung mensterilkan lokasi, dengan menutup jalan serta mengambil benda mencurigakan tersebut.

Korek api berbentuk granat membuat geger warga yang hendak masuk ke Masjid Al Mubarok, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, hingga membuat Brimob mengirim tim penjinak bom, Jumat (29/12).

Informasi yang dihimpun, menyebutkan korek api itu dilihat warga di depan pintu Masjid Al Mubarok dan disangka granat, karena bentuknya, sehingga melapor ke polisi.


Tim penjinak bom dari Brimob Detasemen C Pelopor Polda Bali yang bermarkas di Kelurahan Gilimanuk yang datang langsung mensterilkan lokasi, dengan menutup jalan serta mengambil benda mencurigakan tersebut.

“Setelah kami bawa ke markas dan dilakukan pemeriksaan, itu bukan granat, tapi korek api gas yang berbentuk granat,” kata salah seorang anggota Brimob.





Dari penelusuran yang dilakukan aparat terkait asal usul korek api yang menggegerkan warga tersebut diketahui, pemiliknya adalah Aji Santoso warga Dusun Arum, Kelurahan Gilimanuk.

Ia mengaku, menemukan korek api itu di pantai Dusun Penginuman saat memancing, namun saat dicoba tidak hidup, sehingga menggunakannya sebagai gantungan kunci.

“Malam harinya saya ke masjid untuk salat Isya. Mungkin korek api itu terjatuh, sehingga menggegerkan warga karena bentuknya yang seperti granat,” kata Aji saat ditemui.




Ant.