Skip to main content

Pengumuman Penting! Demi Kebangkitan Ekonomi Umat, Koperasi M212M Melebur ke Dalam KS212


Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri akhirnya membubarkan diri dan melebur ke dalam Koperasi Syariah 212. Hal itu dilakukan dengan pertimbangan matang, demi kemaslahatan umat dan persatuan kebangkitan ekonomi masyarakat.

Pernyataan itu tertuang dalam press release M212M, yang disampaikan oleh Ketua Umum Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri, dr.H.Taufan Budi Setyolaksono, Sp.BS. Berikut ini selengkapnya.

PRESS RELEASE – M212M

PELEBURAN KOPERASI JASA MUSLIM 212 MANDIRI

DEMI PERSATUAN KEBANGKITAN EKONOMI UMAT

Jakarta, Sabtu, 7 Januari 2017

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillah, dengan rahmat Allah SWT, pada hari ini, Sabtu, 07 Januari 2017, bertempat di kantor Notaris Hj. Linda Utami Z.B.M, SH.,MH. (Kantor Advokat M. Mahendradatta) Jl. RS. Fatmawati, Jakarta Selatan, telah dilaksanakan Rapat Anggota Luar Biasa – Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri (M212M) dengan susunan pengurus sebagai berikut:

Pengawas:

Hj. Linda Utami Z.B.M., SH., MH.
Wahyuddin H.A.Wahid, SH., MH.
Lydia Assegaf, SE.
Ketua Umum:

dr.H.Taufan Budi Setyolaksono, Sp.BS.

Ketua Harian:

Agung Mozin, SH, M.Si.

Sekretaris Umum:

Willy Wilantara, A.Md.

Sekretaris I:

Achmad Fauzan, S.Si.

Bendahara Umum:

Hj. Ummu Kalsum, SH.

Bendahara:

Dr. Ir. Hj. Nanik Minarni, MM.

Dengan beberapa koordinator sebagai berikut:

Dr. Ir. Hj. Nanik Minarni, MM (Depok)
Dr. Doddy Haryadi, M.Si. (Jakarta Timur)
Drs. H.M. Said (Tangerang Raya)
Ir. H. Hujaeri Sohari (Serang-Banten)
Dadi Supriadi, ST, SH. (Bandung-Jawa Barat)
Achmad Fauzan, S.Si. (Jakarta Barat)
Ir. Bambang Mohamad Subur, MM. (Bogor)
Henry Siregar, S.Si, MT. (Tangsel)
Syarif Hidayat, SE. (Bekasi)
Andi Iman Rahman, ST., MT.
Deni Azani B. Latief, SH., MH. (Jakarta Selatan)
Moch. Ramdhan K. A.Md
Iwan Firmansyah, S.Kom
Triharja
Udi Masudi
Syakir Muchsin, S.IP. (Jakarta Pusat)
Drs. H. Indro A. Putranto
Hj. Ummu Kalsum A., SH. (Jakarta Utara)
Dr. Ir. H. Sudirman Numba, MS (Sulawesi Selatan)
dan seterusnya yang tidak dapat kami sebut satu persatu.

Rapat Anggota Luar Biasa ini dihadiri oleh:

Kuorum (3/4) pendiri Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri (M212M) di bawah Ketua Umum dr. H.Taufan Budi S, Sp.BS dan Ketua Harian H.Agung Mozin, SH., M.Si.
Ust. Dr. H. Syafi’i Antonio, M.Ec. (Ketua Dewan Ekonomi Syari’ah GNPF MUI/Ketua Koperasi Syariah 212)
Bapak Farid Poniman (Ketua Media Center GNPF MUI)
Sejalan dengan keputusan GNPF MUI yang disampaikan oleh Ust. Bachtiar Nasir saat Grand Launching  Koperasi Syariah 212 pada hari Jumat, 6 Januari 2017, maka dengan ini dinyatakan bahwa :

Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri (M212M) yang dipimpin oleh Ketua Umum dr.H.Taufan Budi S, Sp.BS. dinyatakan MELEBUR untuk mempersatukan potensi dan kekuatan dalam Koperasi Syariah 212 di bawah pimpinan Ketua Ust. Dr. H. M. Syafi’i Antonio, M.Ec.


Untuk seluruh koordinator M212M mulai tingkat Provinsi, Wilayah/Daerah, Kecamatan dan Kelurahan/Desa seluruh Indonesia termasuk yang berada di Luar Negeri secara otomatis menjadi koordinator “Komunitas KS212” sampai adanya ketetapan lebih lanjut.


Seluruh sarana dan prasana berupa system dan sumber daya manusia yang terampil yang telah disiapkan oleh M212M akan didedikasikan kepada gerakan koperasi KS212 yang dipimpin oleh Ust. Dr. H. M. Syafi’i Antonio, M.Ec.


Selanjutnya seluruh nama WA Group yang sebelumnya memakai M212M akan dirubah menjadi “Komunitas KS212”


Seluruh gerakan bisnis/usaha yang menggunakan label “212” harus tertunduk kepada GNPF-MUI sebagai pemilik tunggal merek dan hak cipta  “212” mewakili umat Islam demi memimpin persatuan ekonomi umat.


Dalam pertemuan ini, M212M memberikan penjelasan secara singkat kepada Ust. Dr. H. M. Syafi’i Antonio, M.Ec. dan Bapak Farid Poniman mengenai platform IT M212M yang sudah dipersiapkan untuk digunakan oleh seluruh Ummat Islam Indonesia sebagai sarana pendukung yang sangat penting dalam kebangkitan Islam dalam bidang ekonomi di Indonesia.


Menyatakan pula bahwa M212M yang melebur kedalam Koperasi dibawah pimpinan Ust. Dr.H.M. Syafi’i Antonio, M.Ec. ini tidak turut bertanggung jawab dalam hal pengumpulan dana umat dalam bentuk apapun yang mengatasnamakan koperasi 212 dan atau kelembagaan apapun yang menggunakan identitas 212. Pengumpulan dana umat yang mengatasnamakan koperasi 212, tidak ada kaitannya dengan koperasi yang telah kami satukan dengan Koperasi dibawah pimpinan Ust. Dr.H.M. Syafi’i Antonio, M.Ec.


Demikian Press Release ini kami buat. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ttd.


dr.H.Taufan Budi Setyolaksono, Sp.BS.
Ketua Umum – Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri

Popular posts from this blog

Soal Ormas Asing, Pakar Hukum: Panglima TNI Imbau Untuk Waspada, Pemerintah Kok Malah Seperti ini?

Portaldunia.com, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mencabut pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 yang membolehkan warga negara asing (WNA) mendirikan organisasi masyarakat (ormas).

"Pemerintah harus cabut pasal yang mengatur WNA bisa bikin ormas di Indonesia," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis kepada SiNDOnews, Sabtu (17/12/2016).

Margarito menilai, pasal yang mengatur WNA bisa mendirikan ormas bertentangan dengan semangat melindugi negara dari hegemoni asing.

Padahal, kata dia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di berbagai kesempatan selalu mengedepankan semangat untuk melindungi masyarakat.

"Panglima TNI selalu imbau kita untuk waspada. Pemerintah kok malah buat peraturan seperti ini," ucap Margarito.

Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2016 telah menandatangani PP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. PP tersebut membolehkan warga negara asing mendirikan ormas…

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Keterlaluan! Panji Hitam yang Dimuliakan di Aksi 212 Malah Dijadikan Barang Bukti Teroris

Setelah Umat Islam mulai mengenal dan mencintai bendera Islam Al Liwa (bendera putih tulisan tauhid hitam) dan Ar Rayah (panji hitam tulisan tauhid putih), Polisi kembali memainkan dapur opininya untuk memonsterisasi bendera mulia ini.

Sebagaimana dilansir detikNews hari ini 15/12, Kadiv Humas Polri Irjen Rafli Amar melakukan jumpa pers untuk menunjukkan barang bukti teroris#BomPanci di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Di antara barang bukti itu ada senapan angin, pisau, mandau, celurit, rice cooker, tabung reaksi, dan bendera Ar Rayah.

Tentu kita bertanya-tanya, kenapa Bendera Ar Royah dimasukan sebagai barang bukti kegiatan teror? Sebagaimana dulu polisi juga pernah memasukkan Al Quran dan Kitab Tafsir sebagai barang bukti teroris.

Tujuan yang pasti dari semua itu adalah monsterisasi simbol-simbol Islam. Sungguh ini merupakan penghinaan yang keji dan keterlaluan.
Ketahuilah Pak Polisi, apapun tenden…

Waspadalah, yang suruh-suruh membubarkan Ormas Islam itu Faham Komunis dan Agen Aseng

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, pernyataan politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari yang meminta dirinya keluar dari Indonesia jika tidak percaya proses hukum dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dirinya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI.

"Pantas saja politisi PDIP Eva Sundari meminta saya keluar dari Indonesia, karena saya dan FPI sangat anti komunis sehingga menjadi musuh besar PKI. Sekarang ini banyak tokoh dan partai telah disusupi faham komunis atau PKI,” kata Habib Rizieq Shihab dalam pernyataan resminya di web pribadinya, Jumat (9/12/2016).

Agen Asing

Sementara Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, umat Islam harus mengetahui sosok Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari yang kerap menyerukan pembubaran ormas Islam seperti FPI, serta mendesak Kemenkominfo untuk menutup situs-situs Islam.

“Hati-hati dengan Eva Sundari itu, dia di bawah kendali warga asing. Dia menyusup ke partai nasionalis agar samarannya se…