Header Ads

Pemerintah Sementara Bayda Ancam Perangi Pasukan Asing Yang Masuk Ke Libya


Pemerintahan sementara Libya di Bayda (sebelah timur) mengeluarkan peringatan keras terhadap masuknya satuan pasukan Italia di ibukota Tripoli tanpa adanya izin dari pemerintah, dan mengancam akan memerangi setiap pasukan asing yang masuk tanpa izin.

Ini adalah bentuk bentuk penjajahan secara terang-terangan dan campur tangan yang jelas dalam urusan internal Libya. Mereka akan menghadapi penolakan serta perlawanan dari semua warga Libya, ujar pemerintah sementara Libya bersama Dewan Perwakilan Rakyat dalam pernyataan resminya.

Tidak hanya pasukan Italia yang telah berada di ibukota Tripoli, kantor berita Libya mendapatkan informasi keberadaan sekitar 1.000 Tentara Amerika Serikat yang masuk dan menjalankan operasi senyap di Tripoli, serta mendirikan basis di pinggiran Ibukota Tripoli, seperti dilansir Arabi21.

Pemerintah Bayda meminta dengan tegas Italia untuk menghormati perjanjian, konvensi serta aturan internasional dan kedaulatan Libya. Dan menegaskan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab atas reaksi keras dari rakyat yang akan memerangi pasukan Italia dan setiap pasukan asing yang masuk ke Libya tanpa izin.

Perlu di ingat bahwa konflik berdarah di Libya disebabkan pemberontakan Mayjen Khalifa Haftar yang didukung Barat terhadap pemerintahan General National Congress (GNC) 2012 yang diakui sah oleh dunia internasional.

Pemberontakan dipicu kemenangan kelompok Islam Libya Yang Pro Ikhwan yang berhasil menduduki sebagian besar kursi di pemerintahan GNC. (Arabi21/Ram)
Powered by Blogger.